SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebuah kapal milik dari Direktorat Kepolisian Perairan (Dit Polair) Polda Sulsel mengalami ledakan besar pada Rabu, 24 Juli 2019 sore kemarin. Naasnya, insiden ini memakan korban jiwa.
“Almarhum meninggal di RS (Bhayangkara-atas nama AKP Tombong) karena kecelakaan kemarin,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani dikonfirmasi Sulselsatu, Kamis (25/7/2019) pagi.
Baca Juga : Polda Sulsel Usut Laporan Eks Suami Bupati Gowa soal Dugaan Keterangan Palsu dalam Perkara Cerai
Insiden tersebut terjadi di dermaga kapal kantor Dit. Polair Polda Sulsel, Jalan Ujung Pandang, Makassar.
Dikonfirmasi lebih lanjut, Kepala Rumah sakit atau Karumkit Bhayangkara Polda Sulsel, Kombes Pol, dr Farid Amansyah, membeberkan, korban mengalami sejumlah luka serius pada sekujur tubuhnya, seperti patah tulang pada paha kanan dan kiri hingga nyawanya gagal tertolong.
“Informasinya memang berada di kapal,” kata dr Farid.
Baca Juga : Kapolri Mutasi Besar-besaran, 14 Kapolres di Sulsel Resmi Berganti
Selain korban meninggal dunia, satu anggota polisi yang juga berada di atas kapal bersama almarhum AKP Tombong, Brigpol Syamsuddin harus naik ke meja operasi usai juga menderita luka yang cukup serius.
“Sementara dilakukan operasi atas nama Brigpol Syamsusddin karena mengalami patah tulang dan luka robek yang serius, infeksi yang cukup serius,” kata dr Farid.
Hingga kini, Polda Sulsel belum memberikan keterangan lebih lanjut soal penyebab insiden berdarah itu.
Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar