Logo Sulselsatu

Prof Djo: Lutra Salah Satu Daerah yang Berkilau Diburamnya Otonomi Daerah

Asrul
Asrul

Kamis, 01 Agustus 2019 10:35

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA. Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, M.A atau yang akrab disapa Prof Djo adalah salah satu dari tujuh dewan juri yang menseleksi gubernur, bupati/wali kota yang masuk nominator penghargaan Anugerah Iptek dan Inovasi Budhipraja yang berlangsung di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Tehnologi (BPPT) Jakarta, 30 Juli 2019.

“Hari ini saya merasa gembira dan bahagia karena salah satu masalah terbesar otonomi daerah itu adalah pemekaran daerah yang gagal. Nah Luwu Utara ini salah satu kabupaten yang berkilau diburamnya otonomi daerah,” Djo

Prof Djo mengatakan banyak hal yang membuat dirinya kaget karena sudah lama tidak ke Luwu Utara. Diawal-awal terbentuknya daerah otonom seperti Luwu Utara dan Luwu Timur, ia sering berkunjung. Naik bus dari Makassar yang berjam-jam. Ketika itu pesawatnya belum aktif.

Baca Juga : VIDEO: Kebakaran di Desa Tolada Luwu Utara, Rumah Ludes Terbakar

“Bahkan sempat mandi-mandi di sungai dekat rumahnya Pak Luthfi (mantan Bupati Luwu Utara)” terangnya.

Kemajuan Luwu Utara yang pesat selama dua dekade terakhir ini, membuatnya bertanya. Kita kan punya 223 daerah otonom baru sejak tahun 1999 sampai terakhir zamannya pemerintahan SBY-JK sedang zanannya Jokowi-JK, itu moratorium, tidak ada pemekaran.

Kunci keberhasilan ini leadership kepala daerahnya yang ditopang dengan birokrasinya yang semakin membaik. Jadi leadershipnya kepala daerah yang kuat, mendrive otonom daerah yang baru itu, kemudian multi efisiensi, tidak mau membangun kantor-kantor yang mewah termasuk belanja-belanja lebih untuk kepentingan masyarakat banyak, itu pasti berhasil.

Baca Juga : VIDEO: Warga di Lara Luwu Utara Protes Jalan Rusak, Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

“Nah Luwu Utara, efisiensi pemerintahannya saya lihat cukup baik dari data yang saya miliki. Ini juga terlihat yang hadir disini, yah cukup yang berkepentingan saja, ketimbang ada daerah yang tadi hadir memenuhu ruangan ini sampai ruangan dan kursi tidak cukup” guyonnya.

Mantan Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri ini menitip pesan kepada Bupati Indah untuk tetap membangun birokrasi yang profesional sebab yang menolong Bupati itu adalah birokrasinya. Birokrasi itu harus terus ditingkatkan kemampuannya.

“Data yang saya lihat ini cukup banyak untuk meningkatkan kemampuan birokrasi yang sudah dilakukan Ibu Indah, saya minta ini untuk terus dilanjutkan dan dikembangkan dalam rangka penguatan birokrasi supaya meningkat kapasitas mereka ternasuk inovasi birokrasi, bupati tentu punya konsep bagaimana merancangnya, memprogramkannya serta mengoperasikannya dengan baik” pesannya. (rls)

Baca Juga : 25 Tahun Luwu Utara, Pj Gubernur Bahtiar Apresiasi Pencapaian Pembangunan Daerah

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi25 September 2026 23:21
PINTU Perkenalkan VIP Private dan Perluas Akses Aset Tokenisasi
PT Pintu Kemana Saja (PINTU) memperkenalkan layanan Pintu VIP Private sekaligus memperluas akses investor Indonesia terhadap aset dunia nyata yang dit...
Ekonomi25 September 2026 21:02
OJK Dorong Inklusi Keuangan Petani Rumput Laut Lewat e-Seaweed, 200 Petani Telah Terdaftar
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) bersama International Labour Organization (ILO) dan sejum...
Bisnis25 September 2026 19:52
Kalla Aspal Perkuat Hubungan dengan Pelanggan di Hari Pelanggan Nasional 2026
Kalla Aspal memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 dengan mengunjungi beberapa pelanggan dan mitra khususnya di kota Manado, Sulawesi Utara, serta ...
Makassar25 September 2026 18:45
Yamaha GEAR ULTIMA Jadi Teman Piknik Keluarga di Makassar
Puluhan keluarga pengguna Yamaha GEAR ULTIMA berkumpul piknik bersama dalam acara ULTIMA FAMILY PICNIC di Makassar...