Logo Sulselsatu

PDAM Makassar Pastikan Pasokan Air Baku Masih Aman

Asrul
Asrul

Rabu, 07 Agustus 2019 08:14

Dirut PDAM Makassar, Haris Yasin Limpo. (Sulselsatu/Asrhawi Muin)
Dirut PDAM Makassar, Haris Yasin Limpo. (Sulselsatu/Asrhawi Muin)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar menyatakan pasokan air baku untuk wilayah Makassar masih dalam level aman untuk jangka panjang.

Hal itu dikarenakan dua bendungan yang sementara dibangun oleh pemerintah di daerah selatan Sulsel bakal menjadi sumber air baku selanjutnya.

“Sumber air baku kita untuk tahun yang akan datang, mulai tahun 2023-2025 itu sebenarnya agak lebih banyak karena ada dua bendungan yang siap dibangun di tahun ini,” kata Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Haris Yasin Limpo, Rabu (7/8/2019).

Baca Juga : Pemerintah Kota Makassar Tuntaskan Krisis Air Bersih 27 Tahun di Tamalanrea

Bendungan yang dimaksud yaitu Bendungan Pamukkulu di Kabupaten Takalar dan Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa. Menurut Haris, PDAM akan memanfaatkan sumber air baku dari bendungan-bendungan tersebut apabila telah jadi.

Menurut data Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Bendungan Pamukkulu direncanakan akan memiliki kapasitas sebesar 81.3 juta m³ dan diharapkan dapat menyediakan pasokan air baku sebesar 0,20 m³/detik.

Sementara Bendungan Jenelata direncanakan akan memiliki kapasitas sebesar 224.72 juta m³ dan diharapkan dapat menyediakan pasokan air baku sebesar 3,12 m³/detik.

Baca Juga : Respon Umar Hankam Usai Dipolisikan PDAM Makassar

“Jadi, sumber air baku kita ada penambahan. Ditambah lagi, proses proyek strategis mamminasata. Jadi, menurut saya sumber air baku kita bisa lebih aman sampai 2025 kalau dua bendungan ini ada,” ujarnya.

Maka dari itu, pihaknya berharap agar pemerintah pusat benar-benar konsisten dalam membangun proyek bendungan tersebut.

Meski begitu, persoalan menjaga pasokan air baku bukan saja ada pada pembangunan namun juga pada pemeliharaan terhadap sumber air baku dengan cara penghijauan dan reboisasi.

Baca Juga : Sempat Jabat Konsultan Pemberdayaan Masyarakat PDAM, Praktisi Hukum Adiarsa Sebut Gubernur LIRA Sulsel Lakukan Nepotisme

“Jadi, sebaiknya bukan hanya membangun bendungan, tapi pemeliharaan terhadap sumber air baku ini harus melibatkan seluruh pemerintah termasuk pemerintah daerah, provinsi dan pusat,” pungkasnya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News30 Oktober 2026 18:58
MaRIConnected Hadirkan 26 KOL Sambut HUT ke-26 MaRI
Mal Ratu Indah (MaRI) menghadirkan program MaRIConnected dengan melibatkan 26 Key Opinion Leaders (KOL) dari berbagai latar belakang dan minat....
Pendidikan30 Oktober 2026 17:25
Asmo Sulsel Edukasi Safety Riding Siswa SMAN 5 Makassar
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menggelar edukasi keselamatan berkendara (safety riding) bagi siswa SMAN 5 Makassar, Kamis (29/10/2026)....
Bisnis30 Oktober 2026 17:08
Bukit Baruga Tawarkan Hunian Dekat Fasilitas Publik Dukung Mobilitas Sehari-hari
Akses menuju fasilitas kesehatan, pendidikan, pusat perbelanjaan, hingga transportasi menjadi salah satu pertimbangan masyarakat dalam memilih hunian....
News30 Oktober 2026 15:26
PLN dan Kejati Sultra Perkuat Sinergi Pembangunan Kelistrikan
PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara untuk mendukung kepastian hukum dalam pembangunan infrastruk...