Logo Sulselsatu

JK Dukung Wacana Impor Rektor Asing, Tapi..

Asrul
Asrul

Rabu, 07 Agustus 2019 09:28

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Wakil Presiden Jusuf Kalla menyambut baik rencana Kemristekdikti mengundang akademisi dari luar negeri untuk jadi rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Akan tetapi, prosesnya harus tetap dilakukan secara bertahap.

“Ya setuju rektor asing tapi melalui tahapan sehingga universitas tak syok, rektornya juga tidak syok. Dimulai dari penasihat teknis, dekan. Baru kalau dimajukan, jadi rektor,” ujar JK, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (7/8/2019).

JK menilai rektor memiliki tanggung jawab besar karena tak hanya mengurus akademik di universitas, melainkan juga bertanggung jawab dalam hal anggaran hingga urusan sosial.

Baca Juga : Tanggapi Seruan Aksi Dukungan untuk Jusuf Kalla, KALLA: Agar Semua Pihak Menahan Diri

“Maka yang pertama bisa [jadi] dekan dulu, karena kalau rektor kan urusannya banyak. Ada anggaran, urusan sosial, urusan raker sana sini. Kalau asing, bisa bingung dia,” ucapnya.

Kendati demikian, JK tak menampik bahwa kebutuhan rektor asing saat ini tetap diperlukan PTN. Rencana ini, menurutnya, tak lantas mengecilkan peran rektor maupun tenaga pendidik dari Indonesia sendiri.

Namun ia meyakini keberadaan rektor asing itu dapat meningkatkan kualitas universitas di Indonesia.

Baca Juga : Memantau Lahan di Jalan Metro Tanjung Bunga, JK: Tanah Ini Dibeli 30 Tahun Lalu

“Teknologi sudah sangat cepat, karena itu universitas kita juga harus cepat majunya. Salah satunya mendatangkan dosen, ahli-ahli. Kita juga banyak ahlinya cuma kita harus punya standar yang lebih tinggi lagi,” katanya.

Rencana pemerintah untuk mendatangkan rektor asing untuk universitas di Indonesia sebelumnya menuai polemik.

Menristekdikti Mohamad Nasir menargetkan pada 2020 sudah terdapat perguruan tinggi yang dipimpin rektor terbaik dari luar negeri. Setidaknya, dalam lima tahun ke depan, terdapat lima PTN yang akan dipimpin oleh rektor asing.

Baca Juga : JK Ajak Lulusan Baru Jadi Pencipta Kerja: Jangan Semua Ke Kota, Bangun Desa!

Untuk memuluskan rencana tersebut, Nasir berencana merevisi peraturan agar warga asing bisa memimpin dan mengajar serta meneliti di PTN.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....