Logo Sulselsatu

Iqbal Suhaeb Rayu JCC Investasi Olah Sampah Makassar

Asrul
Asrul

Jumat, 09 Agustus 2019 20:15

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, mempresentasikan visi run dan misi triple C Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar khususnya dalam penanganan sampah dan pengelolaannya.

Iqbal menjelaskan Makassar punya potensi yang sangat besar di bidang pariwisata serta berbagai potensi lainnya, namun permasalahan yang sangat urgent yang perlu ditangani di Kota Makassar saat ini adalah persoalan persampahan.

Untuk itu, Iqbal mengharapkan para investor dari Jepang yang tergabung dalam JJC dapat mendukung dan membantu persoalan persampahan di kota Makassar.

Baca Juga : VIDEO: Protes Pengelolaan Sampah Buruk, Warga Buang Sampah di Kantor Bupati dan DPRD Sintang

“Persoalan persampahan ini terus-menerus meningkat dari tahun ke tahun. Olehnya itu, kami membutuhkan teknologi yang dapat membantu mengatasi persoalan sampah ini khusunya dikelola sebagai pupuk atau kerajinan yang bermanfaat,” ujar Iqbal saat menghadiri seminar Waste to Energy yang diadakan Jakarta Japan Club (JJC) di Wisma KEIAI 16th fl, JI. Jendral Sudirman Kav 3, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019).

Dia menyebut potensi pemanfaatan sampah bagi investor sangatlah besar karena dapat dikelola dengan baik menjadi pupuk kompos dan barang-barang kerajinan yang bernilai ekonomis.

Menurutnya, pemerintah kota telah mengurangi produksi sampah semaksimal mungkin dengan cara mengaktifkan Bank Sampah dengan memilah sampah untuk dijadikan berbagai hasil kerajinan dan berbagai produk pemanfaatan yang berguna.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Siapkan 20 Unit Tangkasaki Teknologi Baru untuk Persiapan PSEL

“Pemkot juga telah melibatkan PLN untuk bekerja sama dalam pemanfaatan teknologi listrik berbasis sampah. Semoga hal ini menjadi progress dalam hal pemanfaatan sampah,” lanjutnya.

Menurut Iqbal, TPA pun bisa berfungsi sebagai taman bermain dan arena olah raga apabila pengurangan sampah di daerah ini bisa terselesaikan dengan menggunakan teknologi modern.

Sementara itu, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishi mengatakan, JJC menjadi wadah dari berbagai perwakilan perusahaan besar dan pengembang manufaktur yang ada di Indonesia untuk membantu pembangunan yang ada di daerah-daerah.

Baca Juga : Bupati Adnan Purichta Ichsan Bersama Forkopimda Gowa Studi Tiru Pengembangan Pariwisata dan Pengelolaan Sampah di Bali

“Di sini juga ada perusahaan dari Makassar yang terlibat dalam berbagai pembangunan jalan tol, dan budi daya ikan Tuna serta berbagai pembangunan sarana manufakture lainnya,” kata Masafumi.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....