Logo Sulselsatu

Dinas Kominfo Lutra Ikuti Pelatihan Persandian di Depok

Asrul
Asrul

Minggu, 25 Agustus 2019 15:00

istimewa
istimewa
SULSELSATU.com , DEPOK – Dalam sistem pemerintahan, persandian memiliki peran yang amat vital dalam mengamankan informasi yang bersifat rahasia agar tidak diketahui pihak lain.
Olehnya itu, wajib bagi para pengelola persandian di pemerintahan untuk mengikuti Diklat Sandiman yang dilaksanakan Pusdiklat Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia (BSSN) RI, seperti yang saat ini tengah diikuti Kasi Tata Kelola Persandian Dinas Kominfo Luwu Utara, Alisman, di Kota Depok, Jawa Barat, selama 2 bulan lebih, 24 Juli – 26 September 2019.
Melalui pesan WhatsApp, Ahad (25/8/2019), Alisman menyampaikan bahwa Diklat Sandiman dikhususkan bagi ASN yang lingkup tugasnya di sektor Persandian Provinsi, Kabupaten/Kota.
“Kita diberi amanah untuk membantu BSSN-RI dalam melaksanakan tugas-tugas negara di daerah,” ujar Alis.
Di sisi lain, kata dia, juga melaksanakan tugas-tugas Pemerintah Daerah dalam keamanan informasi di pemerintahan daerah.
“Informasi daerah wajib dilindungi demi kemajuan daerah kita,” katanya lagi.
Terkait keamanan informasi dan siber dalam dunia IT, lanjut mantan Staf Humas dan Protokol DPRD ini, memang ditujukan untuk pemerintah daerah dan masyarakat itu sendiri agar ASN dan masyarakat bisa lebih bijak dalam bermedia sosial.
“Jadi memang perlu kita sampaikan ke publik agar tidak serampangan dalam bermedia sosial. Ini semua demi keamanan data pribadi kita. Yang jelas, nanti kami sampaikan pointer-pointer Diklat Sandiman ini setelah kami selesai mengikuti diklat ini yang sisa kurang lebih satu bulan lagi,” imbuhnya.
Bagaimana dengan kegiatan persandian? Eks bendahara di salah satu kecamatan di Luwu Utara ini mengatakan, tidak akan menyampaikannya ke publik karena persandian itu sudah menjadi rahasia negara sekaligus rahasia pemerintah.
“Persandian itu rahasia negara. Bahkan telah diatur dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Persandian,” ungkap Alisman.
“Tapi soal keamanan informasi dan siber harus kita sosialisasikan, baik dalam bentuk sosialisasi atau pemasangan alat berupa ex banner atau sticker,” sambungnya.
Tidak hanya di instansi pemerintah, Sandiman Alisman juga akan memasang alat sosialisasi tersebut di kendaraan-kendaraan dinas.
“Ini juga kita upayakan sampai ke rumah-rumah masyarakat. Kita juga akan selalu aktif menyosialisasikannya lewat media sosial, sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan berita hoaks, ujaran kebencian, isu sarah dan lain sebagainya. Yang jelas, kami nantinya akan selalu aktif. Ini demi amanah dan salah satu tugas kami di persandian,” kata pria yang aktif di media sosial ini.
Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....