Logo Sulselsatu

Apel Kebangsaan di Makassar, Ini Tujuh Poin Deklarasi Damai

Asrul
Asrul

Senin, 02 September 2019 23:11

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Makassar menggelar apel kebangsaan bertajuk “Dari Makassar untuk Indonesia Damai” yang dilaksanakan di depan Tugu Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (2/9/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh SKPD lingkup Pemkot Makassar, sejumlah ormas dan organisasi kepemudaan, hingga masyarakat Papua yang berdiam di Makassar.

Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb saat memimpin apel kebangsaan itu menyatakan, persoalan di Papua harus bisa diselesaikan secepatnya. Menurutnya, situasi persoalan di Papua hingga saat ini belum mencapai titik kulminasi dan persoalan di sana makin melebar.

Baca Juga : KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi

“Untuk itu melalui Forkopimda, kami menginisiasi bersama-sama mari kita coba, sekecil apapun yang kita perbuat, kita coba membangkitkan semangat nasionalisme,” kata Iqbal.

Berikut isi poin-poin deklarasi aksi damai dari Makassar untuk Indonesia damai:

1. Menyerukan kepada seluruh masyarakat kota Makassar untuk menjaga persatuan dan soliditas umat dalam menciptakan suasana kondusif dan stabilitas Kamtibmas di wilayah masing-masing.

Baca Juga : Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua

2. Mendukung sepenuhnya upaya aparat penegak hukum untuk menindak tegas dan mengamankan oknum – oknum yang berusaha terus melakukan provokasi antara elemen anak bangsa yang dapat menciptakan konflik horizontal.

3. Menghimbau kepada umat dan elemen bangsa untuk tidak mudah terpengaruh upaya provokasi dan senantiasa bersikap arif dalam menerima dan menyebarkan informasi kepada siapapun juga agar terhindar dari upaya pembenturan antara elemen anak bangsa.

4. Mendukung pemerintah pusat agar segera mengkonsolidasikan dan memberikan pernyataan tegas agar tokoh yang ada di Papua dan Papua Barat, serta seluruh elemen anak bangsa sepaham agar kondisi Papua dan Papua Barat dapat segera terkendali dan senantiasa kembali menciptakan suasana persaudaraan yang harmonis di kalangan anak bangsa.

Baca Juga : Pemkot Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026

5. Mendorong pemerintahan dan aparat hukum untuk segera bertindak profesional terhadap oknum provokator serta mengadili sesuai UU yang berlaku. Terkhusus oknum yang tidak mengakui eksistensi dan kedaulatan NKRI.

6. Mengimbau kepada seluruh elemen media elektronik, cetak dan online agar senantiasa memberitakan peristiwa ini secara benar dan adil penuh hikmah kebijaksanaan sehingga dapat menciptakan kondusifitas dan Kamtibmas di wilayah NKRI.

7. Menghimbau kepada seluruh elemen bangsa untuk tetap menjaga keutuhan NKRI dan menyandarkan diri kepada Ilahi Robbi, permantap ibadah serta tawakal kepada Allah SWT.

Baca Juga : Pemkot Makassar Siapkan Beasiswa Siswa Kurang Mampu SD dan SMP

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...