Logo Sulselsatu

Lima Kepala Daerah Kenakan Kain Ulos dari Raja Matahari Tapanuli

Asrul
Asrul

Rabu, 11 September 2019 09:56

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengenakan kain ulos pemberian dari Raja Matahari Tapanuli. (ist)
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengenakan kain ulos pemberian dari Raja Matahari Tapanuli. (ist)

SULSELSATU.com, LUTRA – Ada pemandangan menarik di ujung acara pembukaan Festival Keraton Nusantara (FKN) XIII, Senin (9/9/2019) di Lapangan Pancasila, Palopo.

Lima kepala daerah, masing-masing Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Wali Kota Palopo Judas Amir, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, Bupati Luwu Basmin Mattayang dan Bupati Luwu Timur Thoriq Husler, mendapat hadiah spesial dari Raja Matahari berupa kain ulos dengan beragam warna indah.

Raja Matahari dari Tapanuli ini memberikan kain ulos kepada lima kepala daerah tersebut secara bergantian. Tidak hanya diberikan, Raja Matahari juga langsung melingkarkan kain tersebut di leher mereka.

Baca Juga : Kodim Hanya Ada di Palopo, KKLR Dorong Pemerintah Perluas Jangkauan TNI di Luwu Raya

Diawali Gubernur Sulsel, kemudian Wali Kota Palopo, selanjutnya Bupati Luwu, disusul Bupati Luwu Utara, dan yang terakhir Bupati Luwu Timur. Pemandangan ini menjadi perhatian para tamu undangan, dan seluruh masyarakat yang hadir.

Kelima kepala daerah terlihat senang dengan pemberian kain ulos tersebut. Bahkan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, mengaku sedikit kaget saat diberikan kain ulos oleh Raja Matahari.

“Sebenarnya ini surprise juga,” kata Indah singkat, saat ditemui usai Pembukaan FKN. Indah berpendapat, pemberian kain ulos tersebut sebagai ungkapan terima kasih seluruh Raja dan Sultan kepada pemerintah yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan FKN.

Baca Juga : Pj Gubernur Sulsel Bertekad Kembalikan Kejayaan Wija To Luwu Lewat Sektor Pertanian

“Terima kasih atas pemberian kain ulos ini. Saya kira ini adalah bentuk apresiasi dari para Raja dan Sultan. Mungkin ini semacam ucapan terima kasih mereka kepada Pemerintah Daerah yang telah ikut mendukung penyelenggaraan dan pelaksanaan Festival Keraton Nusantara (FKN) ke-13 di Tana Luwu,” tutur Indah.

Dikutip dari laman Wikipedia, kain ulos adalah salah satu kain khas Indonesia, yang dikembangkan oleh masyarakat Batak, Sumatra Utara. (rls/lutra)

Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : Pj Gubernur Sulsel Harap Saudagar Tana Luwu Pulang Kampung Berinvestasi

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....