Logo Sulselsatu

Baku Tembak Aparat dan Kelompok Separatis di Papua, 3 Warga Tewas

Asrul
Asrul

Kamis, 19 September 2019 12:38

Ilustrasi. (INT)
Ilustrasi. (INT)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Baku tembak terjadi antara Satgas Gakkum Gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) di Kampung Olenki, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (17/9/2019). Tiga orang dilaporkan tewas dalam insiden ini.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto mengatakan ketiganya meninggal akibat mengalami luka tembak.

“Tiga orang masyarakat dinyatakan meninggal dunia,” ujar Eko dalam keterangan tertulis, Kamis (19/8/2019).

Baca Juga : VIDEO: Ribuan Siswa SMA di Wamena Demo Tolak Program Makanan Bergizi Gratis

Eko mengatakan tiga orang masyarakat yang meninggal, yakni Tekiman Wonda (33), Edison Mom, dan seorang balita bernama Rudi Mom. Adapun korban luka tembak, yakni Topina Mom (36), Tabuni (37), Herina Kinal (32), dan Yefrina Mom (16).

Lebih lanjut, Eko membeberkan kontak tembak terjadi saat tim gabungan sedang mendekati posisi KSB OPM yang berada di sebuah honai di dekat sungai. KSB OPM disebut menembak secara sporadis atau tidak terarah mengetahui kedatangan tim gabungan.

“Akibat tembakan balasan dari tim gabungan, kelompok KSB melarikan diri berpencar ke arah hutan sambil terus menembak secara sporadis,” ujarnya.

Baca Juga : Rayakan Semangat Kemerdekaan, Bank Mandiri Dorong Peningkatan Kesehatan di Jayapura

Setelah kontak tembak selesai, Eko menyampaikan tim gabungan menemukan adanya tujuh orang masyarakat dalam kondisi luka tembak, di mana tiga di antaranya meninggal dunia.

Tim gabungan, lanjut dia, bersama masyarakat lainnya selanjutnya melakukan evakuasi korban ke Puskesmas Ilaga untuk menerima perawatan medis.

“Kodam XVII/Cenderawasih menyampaikan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan masyarakat Kampung Olenki, Ilaga atas jatuhnya korban masyarakat sebagai dampak dari kontak tembak tersebut,” ujar Eko.

Baca Juga : VIDEO: Banjir Bandang di Kawasan PT Freeport Indonesia

Terkait hal itu, Eko berkata Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, akan berkoordinasi dengan Kapolda Papua untuk membentuk tim guna melakukan investigasi terhadap insiden tersebut.

Pangdam, kata dia, juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jalannya operasi pengejaran terhadap KSB OPM untuk menghindari jatuhnya korban di pihak masyarakat.

“Sambil menunggu hasil investigasi, Pangdam XVII/Cenderawasih menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak berspekulasi dan terpengaruh informasi sepihak dari kelompok OPM,” ujarnya.

Baca Juga : VIDEO: Salut! Ibu-ibu dan Anak-anak di Papua Bantu Tarik Pesawat yang Tergelincir

Lebih dari itu, Kodam XVII/Cenderawasih kembali mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk menjaga kondisi demi tercapainya kedamaian di Tanah Papua.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News31 Oktober 2026 13:41
Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa
PT Vale Indonesia Tbk membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa melalui sosiali...
News31 Oktober 2026 12:58
Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Kerja Sama Maritim
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Group bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membahas penguatan kerja sama untuk meningkatkan laya...
News31 Oktober 2026 12:08
45 Karyawan Sari Roti Ikuti Edukasi Safety Riding Asmo Sulsel
Sebanyak 45 karyawan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (Sari Roti) mengikuti edukasi keselamatan berkendara atau safety riding yang digelar Astra Motor ...
News31 Oktober 2026 12:01
OJK Raih Sertifikasi ISO untuk Pengawasan PPDP
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meraih sertifikasi internasional ISO 9001:2015 untuk sistem manajemen mutu bidang pengawasan sektor Perasuransian, Penjam...