SULSELSATU.com, JAKARTA – Hasil survei yang dilakukan lembaga Parameter Politik Indonesia (PPI) menyatakan kinerja Presiden Joko Widodo pada periode pertama biasa saja. Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno mengatakan masih banyak pihak yang menyatakan kinerja Jokowi belum maksimal.
“Kinerja umum Presiden Joko Widodo di mata publik dianggap relatif baik namun belum maksimal,” ujar Adi di Kantor PPI, Jakarta, Jumat (18/10/2019).
Dalam hasil survei, Adi menyampaikan 41 persen responden menilai kinerja Jokowi baik pada periode pertama. Persentase itu merupakan akumulasi dari 22,5 responden yang menilai baik dan 18,6 persen sangat baik.
Baca Juga : Isu Ijazah Palsu Jokowi, Kuasa Hukum: Serangan Politis, Bukan Cari Kebenaran
Adapun responden yang menilai kinerja Jokowi buruk pada periode pertama, ia menyebut sebanyak 23,3 persen atau sangat buruk 5,5 persen dan 17,8 persen buruk.
“Sementara yang menyebut biasa saja sebesar 33,4 persen,” ujarnya.
Lebih lanjut, Adi menyampaikan pihaknya juga menilai kinerja Jokowi dari sisi teritori dan demografi. Pada sisi demografi, ia berkata banyak orang di pulau Jawa menilai kinerja Jokowi biasa saja. Sementara di luar Jawa menilai kinerja Jokowi baik.
Baca Juga : Warisan Utang Era Jokowi Dinilai Jadi Biang Efisiensi Anggaran
“Argumennya sederhana soal pembangunan infrastruktur. Di Jawa pembangunan infrastruktur biasa saja, tapi di luar Jawa sangat penting yang kemudian diapresiasi,” ujar Jokowi.
Selain itu, Adi membeberkan masyarakat desa menilai kinerja Jokowi baik dengan persentase 48,3 persen. Sementara masyarakat perkotaan, kata dia, sebanyak 33,6 persen menilai kinerja Jokowi biasa saja.
Adi menyebut penilaian kinerja baik dari masyarakat desa dipengaruhi oleh beberapa kebijakan Jokowi untuk desa, salah satunya Dana Desa hingga Bantuan Sosial.
Baca Juga : Jokowi Sebut Tak Ada yang Berani Kritik Prabowo, Ini Alasannya
“Kalangan Islam, kalau dari segi agama menilai kinerja Jokowi biasa saja. Tapi selain Islam menganggap kinerja Jokowi baik, hampir 82,9 persen,” ujarnya.
Adapun untuk responden yang memiliki latar belakang pendidikan dari yang tidak taman SD hingga SMA/SMK, ia berkata cenderung menilai kinerja Jokowi baik. Sementara tamatan perguruan tinggi menilai kinerja Jokowi biasa.
“Fakta ini menunjukkan bahwa kontestasi pilpres bahwa pemilih Jokowi di pedesaan menjadi terkonfirmasi,” ujar Adi.
Baca Juga : Resmi Dipecat! Jokowi, Gibran, dan Bobby Bukan Lagi Kader PDIP
Lebih dari itu, Adi menyampaikan konstituen parpol pendukung Jokowi solid menilai baik kinerja Jokowi. Namun, ia mengatakan hanya konstituen Gerindra dan PKS yang mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menilai kinerja Jokowi buruk.
“Sementara konstituen PAN dan Demokrat cenderung menilai kinerja Jokowi biasa saja,” ujarnya.
Editor: Awang Darmawan
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar