Logo Sulselsatu

Pelatihan Kader PKK Gowa Bahas Strategi Cegah Stunting Sejak Dini

Asrul
Asrul

Kamis, 31 Oktober 2019 15:22

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gowa menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tenaga Teknis dan Kader PKK Tingkat Kabupaten Gowa di Hotel Four Points by Sheraton, Kamis (31/10/2019) pagi.

Pada pelatihan ini menghadirkan beberapa materi dengan tema pencegahan stunting atau bertubuh pendek akibat kekurangan gizi di Kabupaten Gowa dengan narasumber Kepala Bappeda Kabupaten Gowa, Taufik Mursad, Kadis PMD Kabupaten Gowa, Muh Asrul dan Ketua PKK Kecamatan Pallangga, Rismawati Kadir Nyampa.

Taufik Mursad dengan materinya memaparkan, saat ini pencegahan stunting berfokus pada wanita hamil dan balita dengan mencukupkan gizi agar hal tersebut bisa dicegah sejak dini.

Baca Juga : TP PKK Gowa dan Bhayangkari Gowa Salurkan Bantuan untuk Keluarga Miskin Ekstrem di Tinggimoncong

Salah satu ciri mengalami stunting pertumbuhan melambat, penurunan kemampuan fokus, pertumbuhan gigi melambat.

“Faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting yaitu faktor gizi buruk yang dialami ibu hamil karena kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi ibu hamil dan anak itu sendiri, selain itu terbatasnya akses pelayanan kesehatan,” katanya.

Olehnya ia berharap, melalui materi ini para ibu bisa mengetahui pentingnya gizi bagi ibu hamil dan anak balita.

Baca Juga : Istri Bupati Gowa Adnan Purichta Komandoi Ribuan Perempuan Dukung Husniah-Darmawangsyah

Ditempat yang sama Kadis PMD Kabupaten Gowa, Muh Asrul mengaku saat ini sudah ada 44 desa dari 121 desa yang menerapkan hal pecegahan stunting, sehingga dihimbau agar desa yang lain bisa turut serta menerapkan gizi seimbang kepada anak, baik saat hami maupun setelah melahirkan.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan mengatakan, saat ini permasalahan stunting atau menjadi PR bagi PKK, sehingga melalui pelatihan ini dirinya berharap bisa sedikit teratasi dengan memberikan pengetahuan langsung kepada kader pkk se Kabupaten Gowa mulai dari tingkat camat, lurah/desa hingga ke tingkat RT/RW.

“Memang dari dulu masalah stunting adalah PR kita semua, posyandu yang mumpuni, serta yang terpenting menerapkan hidup bersih bebas dari sampah plastik, ” katanya.

Baca Juga : PKM Somba Opu dan FKIK Unismuh Kerja Sama Siapkan Layanan Konsultasi Ibu Hamil

Selain itu, Priska mengaku dalam pelatihan ini juga diisi beberapa workshop yakni mengenai pengolahan kerajinan tangan (menyulam), pembuatan sabun, pelatihan menulis indah, table manner dan cooking class.

“Setelah mengikuti pelatihan ini kami mau akan dapat tercipta usaha baru melalui workshop-workshop yang dihadirkan dan setelah ini bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga menampilkan bazar UMKM yang merupakan produk unggulan dari 18 kecamatan se-Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Priska Paramita Adnan Viral Usai Bergaya Hedon Naik Helikopter, Ternyata Promosikan Produk Vanilla Hijab

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....