Logo Sulselsatu

Dua Pelaku Penipuan Arisan Online Diringkus Polisi

Asrul
Asrul

Rabu, 04 Desember 2019 18:37

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dua wanita terduga pelaku penipuan arisan online berhasil diringkus aparat Polda Sulsel.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polisi Daerah Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, kedua terduga pelaku sementara diperiksa di Polda Sulawesi Selatan.

“Tadi sudah ditangkap pelakunya, namun belum jadi tersangka. Penyelidikan masih digelar,” terangnya, Rabu (4/11/2019)

Baca Juga : Polda Sulsel Usut Laporan Eks Suami Bupati Gowa soal Dugaan Keterangan Palsu dalam Perkara Cerai

Ibrahim mengatakan, penangkapan dilakukan Selasa (2/11/2019) malam di Makassar. Keduanya ditangkap aparat tanpa perlawanan.

Namun, Ibrahim tidak memberikan keterangan terkait identitas pelaku.

“Tidak ada sih (perlawanan). Perempuan semua,” singkatnya.

Baca Juga : Kapolri Mutasi Besar-besaran, 14 Kapolres di Sulsel Resmi Berganti

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....