Logo Sulselsatu

Pangkep Kedua Terbesar Daerah Miskin, Nirawati: Sinergitas Semua Pihak Dibutuhkan

Asrul
Asrul

Selasa, 10 Desember 2019 11:19

Anggota DPRD Sulsel, Andi Nirawati. (Sulselsatu/Asrul)
Anggota DPRD Sulsel, Andi Nirawati. (Sulselsatu/Asrul)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis persentase data penduduk miskin 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Berdasarkan rilis tersebut, Kabupaten Pangkep tercatat sebagai daerah kedua terbesar kategori termiskin setelah Kabupaten Jeneponto dengan angka 14,06 persen.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Sulsel Fraksi Gerindra Andi Nirawati mengatakan meski saat ini Pangkep masuk kategori daerah miskin kedua, namu setidaknya mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Baca Juga : Reses Ketua DPRD Sulsel Cicu di Pasar Terong, Warga Minta Solusi Banjir dan Pengaman Kanal

“Meskipun Pangkep masuk kategori daerah termiskin kedua tapi bukan berarti Pangkep tidak mngalami peningkatan. Sebab berdasarkan data BPS Kabupaten Pangkep, angka kemiskinan pada tahun 2018 menurun dari 16,22 persen menjadi 15,06 perseb serta tingkat kesejahtraan juga cenderung membaik,” kata Anir, begitu dia disapa, Selasa (10/12/2019).

Anggota Komisi A DPRD Sulsel ini pun meyakini tidak begitu sulit dalam meningkatkan perekonomian warga Pangkep, tergantung cara pemerintah saja.

“Ini berarti tidak terlalu sulit untuk meningkatkan perekonomian Pangkep karena jika ditinjau dari aspek potensi alam, Pangkep sangat kaya akan SDA, kalau dikelola dengan baik maka akan mampu memberikan income daerah yang cukup tinggi, otomatis lapangan kerja juga tercipta luas,” kata putri daerah Kabupaten Pangkep ini.

Baca Juga : Andre Prasetyo Tanta Janji Kawal Aspirasi Warga Mangkura soal Posyandu dan Trotoar

Dia pun berharap, kedepan pemerintah di tingkat kabupaten bisa bersinergi dengab semua pihak agar angka kemiskinan tersebut bisa ditekan, sebab Anir berpandangan Pemkab Pangkep belum maksimal dalam melakukan sinergitas.

“Makanya sinergitas antara pemerintah daerah dan DPRD serta masyarakat perlu semakin diperkuat, agar penurunan angka miskin bisa lebih ditekan secara maksimal dengan cara pemanfaatan SDA secara maksimal. Jika ini dilakukan saya optimis akan mampu keluar dari posisi kemiskinan saat ini,” tutup Anir.

Penulis: Asrul
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...
News03 Agustus 2026 18:21
PLN Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir Donggala Lewat Program Konservasi Penyu
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui program PLN Peduli menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) beru...