Logo Sulselsatu

BPBD Jeneponto Imbau Warga Waspada Intensitas Hujan pada Januari 2020

Asrul
Asrul

Kamis, 26 Desember 2019 18:57

Kasi Kedaruratan BPBD Jeneponto Mus Mulyadi. (ist)
Kasi Kedaruratan BPBD Jeneponto Mus Mulyadi. (ist)

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto mengimbau masyarakat untuk waspada begitu memasuki Januari 2020 mendatang.

Kasi Kedaruratan BPBD Jeneponto Mus Mulyadi mengatakan, intensitas hujan pada Januari 2020 diprediksi lebih tinggi daripada intensitas hujan yang mengakibatkan banjir bandang pada Januari 2019 lalu.

“Sesuai hasil rekomendasi dari BMKG untuk tahun 2020 mulai Januari hingga Februari, intensitas hujan di hulu dataran tinggi Kabupaten Gowa perbatasan langsung dengan Kabupaten Jeneponto, hampir 1000 mm,” kata Mus kepada Sulselsatu.com, Kamis (16/12/2019).

Baca Juga : Lomba Pacuan Kuda HUT Jeneponto Siap Hidupkan UMKM dan Budaya Lokal

Menurut dia, hujan lebat yang mengguyur Jeneponto hingga mengakibatkan banjir bandang hebat pada Januari tahun lalu mencapai intensitas 200 mm.

“Dibandingkan dengan Januari tahun 2019 yang terjadi banjir bandang itu, intensitas hujan di hulu dataran tinggi di Kabupaten Gowa itu hanya 200 mm, namun curah hujanya sangat lebat sehingga Jeneponto mendapat banjir kiriman,” katanya.

Akibat dampak banjir bandang saat itu, ratusan rumah warga di Jeneponto terendam banjir, 13 orang dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga : VIDEO: Direktur RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Minta Maaf atas Kekecewaan Keluarga Pasien

“Untuk itu, BPBD mengimbau kepada masyarakat Jeneponto untuk mewaspadai kejadian-kejadian bencana yang akan ditimbulkan oleh musim hujan ini” imbaunya.

Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar melakukan kerja bakti berupa bersih-bersih saluran air.

“Untuk antisipasi kami, kita akan berkoordinasi dengan OPD terkait dalam rangka pembersihan lingkungan untuk mengurangi dampak bencana di musim hujan ini. Alat secanggi apapun itu tidak ada yang bisa memprediksi kapan akan terjadi bencana,” jelas dia.

Baca Juga : VIDEO: Sudah Lamaran Namun Batal Bawa Uang Panai’ Rp100 juta, Massa Rusak Rumah Warga di Jeneponto

Penulis: Dedi
Editor: Hendra Wijaya

 

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....
Hukum08 Agustus 2026 23:56
Bupati Gowa Dikaitkan Tiga Kasus di Kepolisian, Satu Terancam Dijemput Paksa
SULSELSATU.com, GOWA– Bupati Gowa Husniah Talenrang dikaitkan tiga kasus hukum yang sedang berproses di Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Polr...