Logo Sulselsatu

Kunjungi Kantor BPBD, Wagub Sulsel Minta Pengadaan Kontak Darurat

Asrul
Asrul

Sabtu, 04 Januari 2020 13:00

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. (Foto/Ist)
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. (Foto/Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSARWakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengunjungi kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulsel, di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Jumat (3/1/2019).

Kepala BPBD Sulsel, Syamsibar mengatakan, kedatangan wagub adalah spirit bagi para anggota BPBD dalam menghadapi cuaca ekstrim yang ada di Sulsel. Sehingga, langkah-langkah yang dilakukan ke depan di tahun 2020 ini, bisa semakin dimaksimalkan, kolaborasi dengan kabupaten/kota dan juga instansi terkait.

Ia melaporkan, hasil rapat koordinasi nasional di Jakarta yang dihadiri oleh beberapa stakeholder terkait, bahwa tingkat tinggi intensitas bencana ada di Pulau Jawa, kemudian Sumatera, Papua dan Papua Barat, Kalimantan, setelah itu Sulawesi. Sulawesi yang dikhawatirkan adalah Sulawesi Tengah.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Lepas Kontingen SPIDI ke Jambore Muslim Dunia, Kagum Ada Hafizah 30 Juz

“Untuk Sulawesi Selatan, BNPB sebut tidak perlu diwaspadai. Tapi, intensitasnya berbeda dengan yang lain, hanya saja ini masih prediksi. Sehingga, diharapkan dapat mengantisipasi hal-hal tersebut,” ucap Syamsibar.

Sementara, Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan, kedatangannya untuk mengecek kesiapan dalam menghadapi cuaca yang tidak menentu saat ini. Tentunya, hal ini perlu dilakukan untuk menyiapkan segala sesuatunya yang dibutuhkan dan tidak diinginkan. Termasuk emergency-emergency yang terjadi di lapangan.

“Kita juga memberikan motivasi kepada tim kita bahwa solidaritas, kerja sama yang baik dan bagaimana close penanganan yang tinggi untuk cuaca yang ekstrim,” ucap Andi Sudirman.

Baca Juga : Dari Selayar hingga Pangkep, Kepala Daerah Puji Peluncuran Seaplane di Sulsel

Selain itu, ia meminta kepada BPDB agar memiliki file drive system dan emergency system termasuk mitigasinya, guna melihat pemetaan di Sulsel. Termasuk di Makassar sebagai kota central yang sering langganana banjir di titik-titik tertentu.

“Saya juga meminta kepada BPBD dan ternyata sudah dilakukan pembagian job desk untuk masing-masing pertanggungjawaban di wilayah-wilayah tertentu dan tanggal 20 Januari akan dilakukan simulasi oleh BPBD,” kata dia.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...