SULSELSATU.com, BARRU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Barru mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dini terhadap penyakit Demam Berdarah (DBD). Sebab, penyakit DBD selalu menjadi ancaman setiap musim penghujan tiba.
“Memasuki musim penghujan ini, kami melakukan upaya kewaspadaan dini agar masyarakat berpartisipasi secara aktif menghilangkan tempat-tempat perindukan nyamuk dan memberantas jentik,” kata Sekretaris Dinkes Barru, Muhammad Sukri kepada Sulselsatu.com, Senin (6/1/2020).
Terkait hal tersebut, kata Sukri, Puskesmas sudah melakukan upaya penyebarluasan informasi terkait upaya-upaya tersebut. Terlebih penyakit DBD merupakan salah satu penyakit yang prioritas mendapatkan perhatian.
Baca Juga : Dinkes Barru Temukan 57 Kasus DBD Dua Tahun Terakhir
“Setiap tahun kita selalu siapkan kegiatan-kegiatan dalam rangka pencegahan dan penanggulangannya yang dibingkai dalam program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular,” tambahnya.
Dalam imbauan yang tersebar itu, Dinkes mengimbau agar kelompok kerja operasional penanggulangan DBD atau menggalakkan kader Jumantiknya (Juru Pemantau Jentik).
“Ciri-ciri penyakit DBD bisa kita lihat dari demam tinggi 2-5 hari, tanda bintik-bintik merah di kulit dan mimisan, syok yang ditandai oleh kaki dan tangan dingin, kulit lembab dan penderita tampak gelisa segera bawa ke Puskesmas terdekat atau Rumah Sakit,” kata Sukri.
Penulis: Asriadi Rijal
Editor: Awang Darmawan
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar