Logo Sulselsatu

Sulsel Keciprat Dana Bantuan KPM Rp844 Miliar

Asrul
Asrul

Rabu, 12 Februari 2020 23:21

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, TAKALAR – Provinsi Sulawesi Selatan menerima Rp844, 43 miliar yang ditujukan untuk 468.900 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk tahun 2020.

Jumlah ini disebutkan oleh Direktur Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI Edi Suharto di sela kegiatan peresmian Loka Rehabilitasi Sosial Korban Napza dan HIV di Kabupaten Takalar, Rabu, (12/02/2020).

“Di 35 propinsi dengan 514 Kabupaten/Kota dengan indeks bantuan Rp27,360 triliun, khusus untuk Sulsel menerima Rp844,43 miliar untuk total 468 Keluarga Penerima Manfaat di seluruh kabupaten kota,” jelas Edi Suharto.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

Ia melanjutkan, nilai bantuan ini meningkat dari sebelumnya Rp110 ribu per keluarga menjadi Rp150 ribu untuk tiap keluarga setiap satu bulan sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting seluruh daerah di Indonesia.

“Program sembako ini diharapkan dapat mengurangi stunting di Indonesia,” sebut Edi.

Di tempat yang sama, Menteri Sosial Juliari P Batubara bersama jajaran Kementerian Sosial RI meresmikan Loka Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza dan Orang dengan HIV AIDS (ODHA) Pangurangi di Desa Pattoppakang, Kecamatan Mangngarabombang, Kabupaten.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Didampingi oleh Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani, Menteri Juliari juga menandatangani prasasti sekaligus meninjau fasilitas balai yang nantinya mampu menampung masing-masing 200 bagi pasien rehabilitasi Napza dan 200 bagi pasien pengidap HIV.

“Balai ini tempat merehabilitasi saudara kita yang memiliki masalah Napza, juga di balai ini kita bermitra dengan kepolisian khusunya Kepolisian Daerah Sulsel, mudah-mudahan dengan adanya balai ini dapat membantu masalah ketergantungan anak-anak yang terpengaruh karena lingkungan,”sebut Menteri Juliari saat memberi sambutan.

Juliari menyebutkan, Loka Rehabilitasi Pangurangi milik Kementerian Sosial RI ini merupakan lembaga inklusi yang diharapkan dapat memberikan pelayanan pasien rujukan dari seluruh wilayah di Indonesia Timur. Lembaga ini merupakan lokasi kelima di Indonesia yang menangani pasien Napza dan ODHA selain Jakarta, Jwa Barat, Jawa Timur dan Medan.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

“Lembaga ini diharapkan mampu menambah semangat bagi korban penyalahgunaan Napza,” harap Juliari.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...