Logo Sulselsatu

Nurdin Abdullah Akan Bangun MRT di Makassar

Asrul
Asrul

Sabtu, 29 Februari 2020 09:55

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (Sulselsatu Jahir Majid).
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (Sulselsatu Jahir Majid).

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menjajaki pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Kota Makassar.

Hal ini menjadi salah satu isu utama di forum internasional “Smart City Conference in Makassar with Japan Association for Smart Cities in ASEAN (JASCA)” yang saat ini tengah berlangsung di Makassar.

Nurdin menyebutkan, sistem transportasi cerdas bagian dari rencana menjadikan Makassar sebagai kota cerdas. Proyek ini akan di biayai oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) yang diawali dengan Feasibility Studi.

Baca Juga : Naik Penyidikan, Eks Wali Kota Makassar Diperiksa Kejati Sulsel soal Reklamasi Pantai

“Proyek ini sudah kita bicara dengan JICA, termasuk sistem pembiayaannya. Porsinya 85 persen Pemerintah Pusat, 15 persen Pemprov Sulsel. Proyeksi MRT ini bagian dari agenda pengembangan kota cerdas di Makassar. Apalagi yang hadir disini (50 investor Jepang) hampir semua yang berkompeten dalam pengembangan Smart City, mulai dari sistem transportasi, penataan jalan, pengolahan sampah, drainase dan lain-lain dengan sentuhan teknologi terbaru” ujar Nurdin, Sabtu (29/2/2020).

Survey pemetaan sistem transportasi cerdas menurutnya tengah berjalan di Makassar dengan melibatkan Trakindo, mulai dari jalur, halte, termasuk sistem informasi cerdas yang memudahkan masyarakat.

Lanjut Nurdin, Pemerintah Jepang saat ini tengah melakukan survey untuk membangun kota pintar di 26 kota di 10 negara ASEAN. Di Indonesia ada lima kota, dan atas permintaan Nurdin, Makassar menjadi kota pertama.

Baca Juga : Anggota TNI AU Dibusur Panah saat Hendak ke CPI Makassar, 7 Pelaku Ditangkap

“Olehnya itu, saya minta kepada warga, khususnya di Makassar, mari mendukung program Pemerintah yang saat tengah bekerja menjadikan layanan publik yang smart. Harapan kita mari semua jaga lingkungan, hidup bersih, kurangi penggunaan plastik, Insya Allah pemerintah akan terus menghadirkan fasilitas publik yang bisa dinikmati bersama” ujarnya.

Sementara itu, Iqbal Suhaeb berharap rencana kerjasama dengan pihak Jepang menjadi jawaban atas berbagai permasalahan kota yang di hadapi Makassar, baik itu kemacetan, sistem persampahan, kesehatan, sistem drainase, dan layanan Publik lainnya.

Dihari kedua, para peserta konferensi akan mendatangi kantor Bank Sampah Pusat di Toddopuli untuk melihat sistem pengolahan sampah selama ini.

Baca Juga : Payabo Recycle Sulap Limbah Plastik Jadi Bingkai Kacamata di Makassar

“Mereka juga akan melihat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) kita di Antang, kemudian Pusat Instalasi Pengolahan Air Minum di Antang, Operation Room di Balaikota Makassar, serta Area Traffict Control System (ATCS) di Kantor Dinas Perhubungan Kota Makassar,” ujarnya.

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...