Logo Sulselsatu

Dinkes Makassar Minta Diberi Kewenangan Lakukan Pemeriksaan Pasien Suspect

Asrul
Asrul

Selasa, 17 Maret 2020 02:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin keluhkan lambannya identifikasi proses pemeriksaan virus corona atau Covid-19 lantaran pemerintah daerah tak memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan secara langsung.

“Harus melalui Balai Laboratorium Kesehatan pusat, mudah-mudahan BLK Makassar diberi kewenangan untuk melakukan pemeriksaan,” kata Naisyah, Senin (16/03/2020)

Da berujar, saat ini, pemeriksaan Covid-19 melalui satu pintu dengan mengirim seluruh data Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes).

Baca Juga : Makassar Terapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Berbasis Ulang Tahun

“Bayangkan itu berapa lama baru ada hasil,” kata dia.

Dia berharap, dalam waktu dekat pemerintah daerah diberi kewenangan untuk melakukan pemeriksaan di Balai Laboratorium Kesehatan.

“Supaya tidak perlu dirujuk jauh-jauh,” tegasnya.

Baca Juga : Dinkes Makassar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Kesehatan Haji Terbaik di Sulsel

Naisyah mengatakan, saat ini, pihaknya telah mengirimkan 3 data pasien suspect corona ke pusat. Hasilnya dua negatif dan satu masih sementara menunggu hasil.

Di Makassar, kata Naisyah, ada 4 Rumah Sakit rujukan, yakni RS Wahidin Sudiro Husodo, RS Tadjuddin Halid, RS Pelamonia, dan RS Labuang Baji.

Kendati begitu, ia mengatakan semua rumah sakit yang lain tetap harus waspada dengan siap siaga menyiapkan semua peralatan yang dibutuhkan.

Baca Juga : Dinkes Makassar Terima Penghargaan Penyelenggara Kesehatan Haji Terbaik 2024

“Jadi bukan hanya rumah sakit rujukan. Semua harus punya ruang isolasi,” paparnya.

“Jadi dia harus melakukan pemeriksaan, kalau punya ruang isolasi, dimasukkan ke ruang isolasi. Yang paling penting, jangan merujuk tanpa dilengkapi foto rontgen,” sambungnya kemudian.

Dia menegaskan foto rontgen menentukan pasien tersebut berada dalam pengawasan atau suspect. Naisyah menyebut hal itu memerlukan prosedur yang ribet bila tanpa dukungan pemeriksaan.

Baca Juga : Dinkes Catat 2.535 Warga Kota Makassar Gunakan Layanan Home Care Dottoro’ta

“Jadi semua rumah sakit di Kota Makassar ada 49 harus siap. 4 rujukan, tapi yang lainnya harus (siap) penanganan awal sebelum dirujuk. Nanti memenuhi kriteria baru boleh dirujuk ke rumah sakit lain sehingga perawatan di rumah sakit rujukan bisa lebih maksimal,” pungkasnya.

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...