Logo Sulselsatu

Mengejutkan! Edy Manaf Kembali Didorong Bertarung di Pilkada Bulukumba

Asrul
Asrul

Selasa, 17 Maret 2020 17:40

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Sulawesi Selatan telah menggelar rapat harian merumusukan kandidat calon kepala daerah yang akan diusung di 12 kabupaten dan kota yang akan berpilkada di Sulsel, Senin (16/3/2020) kemarin.

Salah satu yang paling dinamis adalah Pilkada Bulukumba. PAN cukup alot membahas alternatif yang akan ditempuh di Pilkada Bulukumba.

Dimana sebelumnya telah mengeluarkan surat tugas untuk Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Bulukumba, Andi Zulkarnain Pangki. Namun hingga saat ini Andi Nain belum mencukupkan koalisi partai dan belum menentukan pasangan calon.

Baca Juga : Verrel Baramasta Terjun ke Politik, Gabung PAN dan Jadi Bacaleg

“Bulukumba kemarin salah satu daerah yang cukup alot dibahas. Kita sudah memutuskan Andi Edy Manaf sebagai alternatif,” kata Anggota Tim Deks Pilkada DPW PAN Sulsel, Muhammad Rusli, Selasa (17/3/2020).

Olehnya dalam rapat tersebut Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi meminta kepada Andi Edy Manaf untuk mempersiapkan diri bertarung di Pilkada Bulukumba.

Kahfi juga membeberkan ada tiga bakal calon Kepala Daerah Bulukumba yang intens membangun komunikasi dengan DPW PAN Sulsel, diantaranya Muchtar A Yusuf, Andi Hamzah Pangki dan Jamaluddin M Syamsir.

Baca Juga : Tak Hanya Pilpres, Airlangga Sebut Golkar, PAN, dan PPP Sepakat Koalisi Hingga ke Daerah

Tiga nama itu, berdasarkan pengakuan Kahfi yang disampaikan Rusli, memungkinkan untuk dipaketkan dengan Andi Edy. Namun yang paling intens membangun komunikasi hingga saat ini adalah Andi Utta, sapaan akrab Muchtar A Yusuf.

“Nanti tinggal disimulasikan kekuatannya, apakah pak Andi Edy Manaf yang didampingi atau pak Andi Edy Manaf yang mendampingi,” ungkapnya.

Ditegaskan Rusli, bahwa keputusan itu memang sudah bulat. Namun sifatnya salah satu alternatif, bukan alternatif tunggal. Kata dia, keputusan Andi Edy diminta bertarung adalah alternatif utama.

Baca Juga : Tak Lagi Bicara 3 Periode, PAN: Kita Memilih Menyambut Pemilu 2024

“Jadi pak Kahfi yang meminta langsung, dan peserta memutuskan itu. Pak Andy Edi Manaf langsung diminta bergerak cepat siap tarung, waktu masih cukup lama,” ungkapnya.

Dikatakan Rusli, pengurus harian DPW PAN Sulsel sangat merespon baik keputusan rapat itu, dan siap ikut terlibat membangun komunikasi, agar tahapan kandidasi bisa rampung segera.

“Malah teman-teman sangat respon. Pertama dia punya kapasitas untuk duduk, kedua punya pengalaman dan kekuatan elektoral,” tutup dia.

Baca Juga : Plt Gubernur Sulsel dan Zulkifli Hasan Salat Subuh Bareng di Al-Markaz

Untuk diketahui, jika Edy Manaf kembali bertarung di Pilkada Bulukumba tahun ini, maka pertarungan Anggota Komisi D DPRD Sulsel itu untuk kali keduanya. Sebelumnya dia juga maju di Pilkada Bulukumba pada Pilkada 2015 berpasangan dengan A Masykur Sultan sebagai calon bupati.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...