Logo Sulselsatu

Jangan Panik! Tim Gugus Tugas Barru Bekerja Maksimal Antisipasi Penularan

Asrul
Asrul

Kamis, 07 Mei 2020 14:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BARRU – Andai Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Barru tak bergerak cepat melakukan antisipasi terhadap satu santri yang positif, maupun ke Orang Tanpa Gejala (OTG), maka bisa saja penularannya akan meluas.

Untungnya semenjak mengetahui ada dua santri yang baru pulang dari pesantren di Jawa Timur, Tim Gugus Tugas yang dikoordinir langsung Bupati Barru, Suardi Saleh, langsung melakukan berbagai langkah taktis.

Padahal pemeriksaan rapid test yang dilakukan di pesantren santri itu sebelum pulang ke Barru, hasilnya negatif. Begitu pun saat tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, hasilnya tetap sama, yakni negatif dan tidak ada gejala terpapar virus tersebut.

Baca Juga : Jelang Laga Bupati Cup 2023, Ini Daftar Club yang Resmi Terdaftar

Mengacu dari dua pemeriksaan itu, Tim Gugus Tugas Covid-19, bisa saja tidak melakukan lagi pemeriksaan ulang. Namun, atas kebijakan Bupati Barru, setiap Orang Tanpa Gejala (OTG) yang awalnya negatif, tetap harus di rapid kembali 14 hari setelah menjalani masa karantina mandiri. Dan ini berlaku bagi siapapun yang masuk kategori OTG maupun OPD.

Di rapid test terakhir yang dilakukan pekan lalu, dua santri itu dinyatakan reaktif. Dari hasil itulah, dua santri yang kondisi fisiknya sangat bugar langsung dibawa ke RSUD Barrru menjalani masa isolasi dan pemeriksaan swab. Meskipun saat ingin dibawa di malam hari, sempat ada penolakan dari keluarganya.

“Setelah ada hasil rapid test terakhir, hari itu juga kita bawa ke RSUD. Dan kita memberi pemahaman kepada keluarganya, kenapa langkah itu kami harus lakukan. Dan alhamdulillah, akhirnya mereka bersedia,” kata Suardi Saleh.

Baca Juga : Tehnical Meeting Bupati Cup 2023 Digelar, Ini Pesan Kadispora Barru

Sambil karantina di RSUD dan menunggu hasil swab, pihaknya juga langsung melakukan rapid test kepada keluarga yang tinggal se rumah dengan santri itu. Termasuk melacak kemana saja dua santri tersebut berpergian selama ini.

“Keluarga dua anak kita itu sudah kita periksa dan hasilnya negatif di rapid test pertama. Tapi tetap kita minta saat itu melakukan karantina mandiri. Tidak berpergian ke mana-mana dulu sambil menunggu hasil swab terhadap anaknya,” urai Suardi Saleh.

Pasca-ada hasil swab yang menyebut satu dari dua santri itu dinyatakan positif, pihaknya bergerak cepat lagi dengan membawa satu santri tersebut ke tempat karantina dan perawatan di Makassar. Termasuk orangtuanya.

Baca Juga : Dilalap Si Jago Merah, Aliansi Jurnalis Barru Bantu Kerabat Sesama Wartawan

“Sampai sekarang kita masih menelusuri dan mendata riwayat interaksi anak kita itu semenjak tiba di Barru. Dan semua yang pernah berinteraksi kita akan periksa kembali, dan memintanya melakukan karantina mandiri,” tambahnya.

Ia berharap, warga tidak panik berlebihan mengenai adanya kasus pertama di Barru yang positif Corona. Selain pihaknya sudah melakukan berbagai antisipasi, juga terus memperketat pengawasan dan pemeriksaan di setiap warga yang baru tiba di Barru.

“Memang dengan adanya kasus pertama positif corona, status Barru tidak lagi zona hijau. Tapi percaya saja, kami terus berusaha semaksimal mungkin mengurangi penularan. Karena itu, saya juga berharap kerjasama kita semua. Menaati imbauan dan anjuran pemerintah, serta saudara-saudara kita yang baru tiba di Barru agar bersedia memeriksakan diri dan menjalani masa karantina mandiri. Tetapki tenang semua, sambil meningkatkan kewaspadaan,”
paparnya.

Baca Juga : Jalan Sehat BUMN Libatkan UMKM Lokal Barru Binaan Bank Mandiri

Seperti diberitakan, Barru merupakan daerah ke 22 di Sulsel yang ditemukan ada satu warganya positif corona. Padahal selama ini, dari 24 kabupaten/kota, sisa tiga yang masuk zona hijau. Masing-masing, Barru, Bantaeng dan Toraja Utara.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...