Logo Sulselsatu

Gerakan 10 Ribu Masker Perdami dan APD BUMN Millennial

Asrul
Asrul

Jumat, 08 Mei 2020 15:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Persatuan Dokter Mata Indonesia (PERDAMI) Kota Makassar juga turut serta memberikan bantuan kepada Tim Satgas Covid-19 Unhas, yaitu ribuan masker non medis. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari Gerakan 10 Ribu Masker yang digagas Perdami Makassar.

Ketua Umum Perdami Kota Makassar, dr Andi Muhammad Ichsan, menjelaskan bahwa gerakan ini dilandasi oleh kenyataan di masyarakat, dimana banyak warga yang berlomba-lomba mencari masker untuk melindungi diri dari Covid-19. Sayangnya, warga yang tidak paham menggunakan juga masker medis, yang seharusnya digunakan oleh tenaga kesehatan.

“Akibatnya, sempat terjadi kelangkaan masker medis yang dibutuhkan sebagai alat pelindung diri oleh tenaga kesehatan. Maka, kami menggagas gerakan ini, mendorong produksi masker kain oleh masyarakat, dan mendistribusikannya kepada pihak-pihak yang membutuhkan,” kata Ichsan.

Baca Juga : Pegadaian Kanwil VI Beri Beasiswa untuk 11 Mahasiswa Unhas

Seluruh masker yang dibagikan oleh Perdami berasal dari produksi UMKM di Kota Makassar. Perdami telah melakukan tiga tahap pembagian masker. Pada tahap pertama, masker dibagikan kepada kelurahan dan kecamatan.

Tahap kedua, pembagiannya langsung ke masyarakat. Dan pada tahap ketiga ini diberikan melalui Tim Satgas Covid-19 Unhas untuk diteruskan kepada Puskesmas dan pihak yang membutuhkan.

Pada kesempatan yang sama, juga berlangsung penyerahan bantuan sebanyak 100 APD berupa hazmat, yang diberikan oleh BUMN Millennial melalui Fakultas Kedokteran Gigi Unhas.

Baca Juga : Tim Pengabdian Unhas Edukasi UMKM Perempuan Minasa Upa Pemasaran Berbasis AI

Pada kesempatan ini, Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu, memberikan apresiasi kepada mitra dan lembaga yang telah memberikan bantuan. Situasi saat ini, kata Prof Dwia, bukan saja mendatangkan kekhawatiran, tapi juga mendatangkan kesadaran baru tentang konstruksi sosial masyarakat.

“Kita kemudian tiba-tiba sadar, bahwa Indonesia ini memiliki kekuatan luar biasa dalam hal solidaritas dan kolaborasi. Krisis ini mendorong semua kalangan untuk turun tangan, bahu-membahu dan bersinergi mencari jalan keluar,” kata Prof Dwia.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar30 Oktober 2026 23:55
Arifin Manggau Optimistis Suara Senat Cukup untuk Melaju ke Putaran Kedua Pilrek UNM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Makassar (UNM), Dr Arifin Manggau, optimistis dapat m...
Pendidikan30 Oktober 2026 22:12
Mahasiswa Kalla Institute Juara 1 SEAHAWK 2026 di Malaysia
Mahasiswa Kalla Institute Uwais Abdullah meraih juara pertama kategori Qabaq Style dalam ajang SEAHAWK (Southeast Asian Horseback Archery Warrior Knig...
Bisnis30 Oktober 2026 21:59
Pendapatan PT Vale Naik 27 Persen, Produksi Capai 18.341 Ton Nikel Matte
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan pendapatan sebesar US$896,07 juta atau meningkat 27 persen sepanjang Januari hingga September 2026....
Pendidikan30 Oktober 2026 21:58
Prodi Hukum Bisnis UNM dan Indolaw Bedah Peluang dan Tantangan Carbon Trading
SULSELSATU, MAKASSAR – Program Studi Hukum Bisnis Universitas Negeri Makassar (UNM) bersama Indolaw Office menggelar seminar nasional yang memba...