Logo Sulselsatu

Dua Warga Gowa Kembalikan Bansos, Sosiolog Unhas: Aksinya Bisa Jadi Contoh

Asrul
Asrul

Minggu, 10 Mei 2020 11:00

istimewa
istimewa
SULSELSATU.com, GOWA – Setelah Irma, warga Dusun Bontocinde, Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga yang memilih mengembalikan bantuan sosial (bansos) dalam rangka penanganan penyebaran virus Corona atau Covid-19, aksi serupa juga dilakukan Daeng Saralia warga Lingkungan Parang, Kelurahan Lanna Kecamatan Parangloe.
Penerima bantuan program Kementerian Sosial berupa Program Keluarga Harapan (PKH) ini memilih mengembalikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang ia terima dari pemerintah kelurahan.
Di mana BLT yang diterima sebesar Rp600.000 itu ia kembalikan ke pemerintah kelurahan disaksikan Babinsa Kelurahan Lanna, Kamiluddin dan Bhabinkamtibmas Andi Rahmat di rumah pribadi Daeng Saralia, Jumat (8/5/2020) lalu.
Keputusan dua warga Kabupaten Gowa ini mendapat apresiasi dari Sosiolog Universitas Hasanuddin (Unhas), Muhammad Ramli AT.
Ia menilai bahwa ini merupakan suatu hal yang patut diapresiasi dan dicontoh. Sebab pilihannya untuk mengembalikan bansos yang bukan menjadi hak dan kewajibannya sangat membantu pemerintah di tengah keterbatasan bantuan yang ada.
Sehingga bantuan yang dikembalikan ini bisa dialihkan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini banyak masyarakat yang terkena dampaknya.
“Saya kira itu perlu diapresiasi karena itu salah satu cara dan bentuk partisipasi masyarakat sendiri yang diharapkan bisa menjadi contoh dari warga lainnya. Mereka memperlihatkan sikap yang lebih bijak dalam menghadapi situasi seperti ini di mana banyak sekali warga kita yang butuh bantuan, sementara bantuan selalu terbatas,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (9/5/2020) .
Dosen Sosiologi Unhas ini mengatakan, di tengah situasi pandemi Covid-19 memang sangat dibutuhkan untuk saling membantu. Olehnya, ia berharap warga dengan kemampuan ekonomi yang cukup bisa ikut mengulurkan tangan memberikan banyak kepada masyarakat lain yang membutuhkan.
“Pemerintah saya kira pasti kewalahan kalau dia tidak dibantu seperti ini. Dan saya kira tugas pemerintah juga sebaiknya ikut mendorong partisipasi masyarakat agar bersinergi dengan pemerintah, agar semuanya bisa dilalui bersama-sama,” ujarnya.
Sementara Lurah Lanna, Syakhrir saat dikonfirmasi mengatakan, keputusan warganya yang sengaja mengembalikan BLT dari pemerintah karena ia telah mendapatkan bantuan sosial lainnya, yakni PKH.
“Saya kira ini suatu yang sangat luar bisa karena ada masyarakat yang sadar sendiri untuk mengembalikan ini. Ternyata yang dapat BLT ini atas nama suaminya namanya Taba. Sementara Daeng Saraila terima PKH,” ujarnya.
Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar23 September 2026 20:43
Kalla 10K 2026 Gandeng PASI, 4.500 Pelari Siap Ramaikan Pantai Losari
SULSELSATU.com,cMAKASSAR – Kalla 10K 2026 siap digelar di Anjungan Pantai Losari, Makassar, pada 10–11 Oktober 2026 mendatang. Sebanyak 4.500 pese...
Politik23 September 2026 15:27
Isu Appi Pindah Partai Menguat, Demokrat Sulsel Pilih Tunggu Sikap Resmi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai membuka ruang bagi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi di tengah m...
OPD23 September 2026 15:22
Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Persoalan kecukupan anggaran untuk pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Sela...
Makassar23 September 2026 15:04
Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar ...