Logo Sulselsatu

Kadinsos Jeneponto “Cuci Tangan” Soal Kades Terdaftar Penerima BLT

Asrul
Asrul

Kamis, 14 Mei 2020 18:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Kepala Dinas Sosial Jeneponto, Rusli Ramli mengaku tak punya kesalahan terkait adanya kepala Desa di Jeneponto terdaftar sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT)

Rusli Ramli mengaku jika Validasi data bantuan harus mengaku pada Musyawarah Desa (Musdes) dan Musawara Kelurahan (Muskel), bukan di Dinas Sosial.

“Validasi data itu sendiri ada di Musdes dan Muskel bukan dinsos, jadi kalau ada kesalahan ya berarti tidak menggelar Musdes dan Muskel,”ujar Rusli Ramli kepada awak media di Makodim 1425 Jeneponto, Kamis (14/5/2020).

Baca Juga : Upah PPPK Paruh Waktu di Bagian Umum Setda Jeneponto Jomplang Meski Jabatan Sama, Selisihnya Hingga Rp2 Juta

Lanjut kata Rusli Ramli, pihaknya mengaku telah menyurati Desa dan Kelurahan untuk segera membuat Musdes dan Muskel namun hanya sebagian yang melakukannya.

“Tahun lalu kita sudah kasih surat kepala desa dan kelurahan se-Kabupaten Jeneponto, bikin Musdes dan Muskel tapi hanya 20 persen yang bikin, jadi kalau data lama di pakai berarti tidak menggelar Musdes,” katanya.

Sumber data yang mereka pakai yakni dari Densus Penduduk.

Baca Juga : Lomba Pacuan Kuda HUT Jeneponto Siap Hidupkan UMKM dan Budaya Lokal

“Data kesejahteraan penduduk sumbernya dari Densus penduduk 2015 dan di Validkan melalui Musdes dan Muskel,” jelas Rusli.

Namun Rusli Ramli meminta kepala Desa yang terdaftar penerima BLT agar membuat surat pengalihan bantuan kepada yang lebih berhak.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Pa’rasangang Beru, Kecamatan Turatea, Jeneponto, Abd Rahman mengaku kaget namanya masuk dalam daftar penerima bantuan langsung tunai (BLT) dari Kementrian sosial.

Baca Juga : VIDEO: Direktur RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Minta Maaf atas Kekecewaan Keluarga Pasien

Dimana bantuan BLT yang besarannya Rp600 ribu perbulan selama tiga bulan tersebut merupakan Kebijakan Presiden Jokowi yang mengalami dampak Pandemi Covid-19.

“Bukannya saya gembira saya terdaftar sebagai penerima, tapi saya kaget kok nama saya terdaftar penerima BLT yang Rp600 ribu perbulan itu,” kata Abd Rahman.

Penulis: Dedi
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...
Makassar27 Oktober 2026 21:16
KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Persoalan royalti dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu isu yang dibahas...
News27 Oktober 2026 20:38
PLN UIP Sulawesi Perkuat Infrastruktur demi Pemerataan Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 melalui upacara di Kantor PLN UIP Sulawesi, Sela...
News27 Oktober 2026 18:59
PATSI UMI Gandeng Waskita–Adhi KSO, Siapkan SDM Konstruksi Muda melalui Program Magang Fresh Graduate
SULSELSATU, MAKASSAR — Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (DPP PATSI UMI) mulai merealisasikan komitmen...