Logo Sulselsatu

Legislator PKS Makassar Usul Pelaksanaan Salat Id Dilakukan di Masjid

Asrul
Asrul

Selasa, 19 Mei 2020 11:50

DPRD Makassar. (Sulselsatu/Asrul)
DPRD Makassar. (Sulselsatu/Asrul)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ummat muslim di Indonesia tidak lama lagi akan merayakan hari raya idul fitri, hanya saja perayaan kali ini dipastikan akan berbeda dari tahun sebelumnya disebabkan pandemi Covid-19.

Khusus di Kota Makassar, Pemerintah Kota telah mengisyaratkan pelaksanaan salat id dilakukan di masjid, hanya saja Pemprov Sulsel mengimbau agar hal itu tidak dilaksanakan, berdasarkan arahan pemerintah pusat.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kota Makassar Andi Astiah berharap agar pelasanaan salat id tetap di masjid, tetapi ada pengecualian.

Baca Juga : Legislator PDIP Tenri Uji Soroti Kebijakan Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Barombong

Untuk di zona merah atau kawasan penyebaran Covid-19 yang belum terkendali, politisi PKS ini menyarakan untuk tidak menggelar salat Id di masjid. Namun jika kawasan atau wilayah zona hijau dibolehkan.

“Seperti di perumahan yang jemaahnya saling kenal apalagi di zona hijau sebaiknya dibolehkan buka masjid untuk salat Id,” ujar Andi Astiah, Selasa (19/5/2020).

Tak hanya itu, Astiah menyampaikan relaksasi perlu dilakukan untuk menghadirkan keadilan dan ketentraman umat. Namun tentunya dengan menaati aturan Covid-19.

Baca Juga : Legislator PDIP Udin Malik Dorong Kesadaran Arsip Vital di Makassar saat Lakukan Pengawasan

“Jika ada relaksasi ekonomi, sebaiknya relaksasi kegiatan keagamaan juga diadakan. Sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial di kemudian hari,” terangnya.

Terkait, pelaksanaan salat Id dilapangan. Astiah menilai sangat sulit menerapkan standar protokol kesehatan, juga sulit mendeteksi orang yang ikut salat.

“Sebaiknya di masjid saja. Kalau di lapangan agak sulit deteksinya. Orang dari mana-mana bisa saja datang. Kita tidak tahu yang mana OTG, PDP, ODP, atau bahkan yang positif. Jadi sangat riskan,” tutupnya.

Baca Juga : Dewan Desak Pemkot Makassar Tak Tanggung Beban Fasum-Fasos GMTD yang Belum Diserahkan

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...