Logo Sulselsatu

Seluruh Personel Lantamal VI Wajib Pakai Gelang Warna-warni, Ini Tujuannya

Asrul
Asrul

Selasa, 26 Mei 2020 08:00

Personel Lantamal VI menggunakan gelang warna-warni. (Foto/Ist)
Personel Lantamal VI menggunakan gelang warna-warni. (Foto/Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Personel dan keluarga Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) Makassar sekarang ini telah memakai gelang warna-warni sebagai identifikasi resiko terpapar Covid-19.

Gelang warna-warni identifikasi resiko terpapar Covid-19 tersebut digunakan terutama pada saat masuk ke Markas/kantor dan komplek perumahan TNI AL di lingkungan Lantamal VI pada jam kerja maupun di luar jam kerja yang bertujuan untuk identifikasi resiko terpapar berdasarkan mapping lokasi tempat tinggal dan lingkungan tempat kerja.

“Pemberian tanda gelang warna-warni pada setiap personel dan keluarga Lantamal VI perlu dilakukan untuk memudahkan pengawasan dan penindakan Covid-19,” kata Asisten Operasi (Asops) Danlantamal VI Kolonel Laut (P) Ardhi Sunaryo yang juga Dan Subsatgas Covid-19 Lantamal VI, Senin (25/5/2020).

Baca Juga : Lantamal VI Apresiasi Pemkot Sukses Gelar MNEK 2023, Nyatakan Siap Dukung dan Kolaborasi di Event F8 Makassar

Asops menjelaskan, gelang berwarna hijau (resiko rendah) digunakan oleh personil dan keluarga yang tinggal di kompleks/mess/rumjab Lantamal VI dan gelang berwarna kuning (resiko sedang) digunakan oleh personil dan keluarga yang tinggal di luar komplek Lantamal VI.

Gelang warna kuning (resiko sedang) untuk personel dan keluarganya yang tinggal di luar kompleks rumjab dan Perumahan TNI AL di luar kompleks Lantamal VI.

Sedangkan gelang warna merah (resiko tinggi) digunakan untuk personel yang berinteraksi langsung dengan masyarakat umum atau pasien Covid-19 seperti personel rumah sakit, Dinas Kesehatan, personel dalam kategori ODP, PDP, Ladokgi, pegawai koperasi/toko Navimart serta Siswa Sekesal.

Baca Juga : UPZ Lantamal VI Salurkan Zakat ke Anak Yatim dan Warakawuri

“Jadi gelang tersebut bukan menunjukkan status pasien Covid-19 tapi hanya identifikasi resiko terpapar sesuai dengan lingkungan tempat tinggal atau lingkungan tempat kerja,” ujarnya.

Sehingga kata Ardhi Sunaryo bagi personel yang memiliki resiko tinggi tentunya harus lebih waspada dan disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

“Namun demikian personel dengan resiko rendah atau sedang juga jangan menjadi lengah tapi tetap harus waspada dan disiplin,” kata dia.

Baca Juga : Laksamana Pertama TNI Benny Sukandari Resmi Pegang Tongkat Komando Lantamal VI

Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...