Logo Sulselsatu

Pemkab Barru dan DDI Mangkoso Sepakat Terapkan Ini Sambut Kedatangan Santri

Asrul
Asrul

Rabu, 03 Juni 2020 14:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BARRU– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru dan Pengurus Pondok Pesantren DDI Mangkoso, duduk bersama untuk membahas mengenai penyambutan ribuan santri dari berbagai daerah.

Bertempat di Kampus II Tonronge, Rabu (3/6/2020), Ketua Umum DDI Mangkoso, Anregurutta Faried Wadjedy, menyampaikan, pasca-libur Ramadan dan idul fitri, santri akan kembali lagi ke pesantren. Sesuai rencana, dibagi menjadi dua gelombang. Pertama, 15 Juni, dan kedua mulai 7 Agustus untuk santri baru.

Karena itu, pengurus DDI Mangkoso merasa berkepentingan meminta pandangan dari Pemkab Barru, terutama mengenai standar protokol kesehatan pencegahan corona, agar para santri benar-benar terhindar dari wabah itu.

Baca Juga : Jelang Laga Bupati Cup 2023, Ini Daftar Club yang Resmi Terdaftar

“Rapat koordinasi ini bertujuan meminta masukan atau petunjuk pemerintah mengenai penyambutan ribuan santri dari berbagai daerah,” kata Gurutta saat rapat bersama dengan Bupati Barru Suardi Saleh, Wakil Bupati Nasruddin AM, serta sejumlah pengurus dan guru di lingkup DDI Mangkoso.

Sesuai hasil rapat yang turut dihadiri kepala Dinas Kesehatan Barru dan direktur RSUD Barru, menyepakati beberapa poin. Diantaranya, santri yang baru kembali ke pesantren, harus mematuhi standar protokol kesehatan. Seperti kondisi santri dalam keadaan sehat, dan harus membawa keterangan bebas Covid-19 yang dikeluarkan instansi di daerahnya masing-masing.

Begitupun pengantar santri maksimal dua orang, dan tidak diperkenankan masuk ke asrama santri. Melainkan hanya mendampingi atau mengantar masuk ke area pesantren. Didamping itu harus mematuhi aturan protokoler kesehatan. Seperti memakai masker.

Baca Juga : Tehnical Meeting Bupati Cup 2023 Digelar, Ini Pesan Kadispora Barru

Bupati Barru Suardi Saleh, menyampaikan apresiasi kepada pengurus DDI Mangkoso yang tetap terbuka untuk duduk bersama mengenai penyambutan ribuan santri. Ini sangat penting demi melindungi para santri dan tenaga pendidik di lingkungan pesantren.

“Mengingat banyak anak-anak kita (santri) berasal dari luar daerah (Barru), sehingga sangat penting menerapkan tata cara penyambutan dengan mematuhi standar protokol kesehatan. Ini adalah bagian mencegah penyebaran Covid-19,” sebut Suardi Saleh.

Berdasarkan pantauan, rapat koordinasi ini berjalan penuh keakaraban. Apalagi, baik Gurutta maupun Bupati Barru Suardi Saleh, selama ini memang dikenal memiliki hubungan yang sangat dekat. Keduanya sering tampil bersama diberbagai kegiatan keagamaan.

Baca Juga : Dilalap Si Jago Merah, Aliansi Jurnalis Barru Bantu Kerabat Sesama Wartawan

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis21 Agustus 2026 21:05
BNI Buka Presale Eksklusif Tiket Andrea Bocelli, Diskon hingga 20 Persen
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) membuka exclusive presale tiket konser Andrea Bocelli “Romanza - 30th Anniversary World Tour” melalui...
Sulsel21 Agustus 2026 20:53
Kalla Rescue Siaga SAR Merah Putih di Gunung Bawakaraeng, Kawal 3.786 Pendaki
Kalla Rescue kembali terlibat dalam Siaga SAR Merah Putih 2026 di Gunung Bawakaraeng pada 15 hingga 18 Agustus 2026....
Makassar21 Agustus 2026 20:07
RRI Fest 2026 Makassar Hadirkan Gerakan Pangan Murah dan Bazaar UMKM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Makassar akan menggelar RRI Fest 2026 pada 4–5 Septembe...
Metropolitan21 Agustus 2026 18:24
Appi Desak OPD Matangkan Perencanaan, Januari 2027 Program Harus Langsung Jalan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memberikan peringatan keras kepada seluruh kepala Organisasi Peran...