Logo Sulselsatu

Pucak Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan, Muzayyin: Harus Dikelola Serius

Asrul
Asrul

Kamis, 04 Juni 2020 12:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif menanggapi niat baik Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang ingin membenahi Kebun Raya Pucak yang terletak di Desa Pucak dan Desa Tompo Bulu, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros.

“Kebun Raya pucak Maros harus dikelola dengan serius karena memiliki peran strategis dalam upaya konservasi, bioresources dan pada giliranya memberi dampak kesejahteraan bagi masyarakat khususnya di sekitar Kawasan Kebun Raya,” ujarnya Kamis (4/6/202.) di Makassar.

Muzayyin secara khusus meminta pemerintah Sulsel serius mengelola kawasan itu sebab kawasan pucak telah diresmikan sejak 1996.

Baca Juga : RMS dan Tamsil Linrung Restui Muzayyin Arif Maju Pilkada Sinjai

Sejak diresmikan, kawasan pucak belum menjadi sumber destinasi wisata unggulan di Sulsel. Kita juga belum tahu jelas apakah keberadaan kawasan wisata itu memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak.

“Syukurlah kalau gubernur mau benahi, sudah lama kita berharap pucak jadi destinasi unggulan di Sulsel, ” pungkas legislator PKS tersebut.

Muzayyin berharap kebun raya pucak Maros bisa sukses seperti kebun Raya Bogor yang dikunjungi ribuan orang per hari. Kehadiran wisatawan tentu membawa pengaruh positif bagi peningkatan ekonomi daerah.

Baca Juga : Luncurkan Buku, Muzayyin Arif: Bentuk Pertanggung Jawaban Abadi

Lebih jauh Muzayyyin mengatakan Kebun raya Pucak hadir terkait bukan hanya penyelamatan lingkungan hidup, tetapi juga pengembangan Iptek, promosi pariwisata, ruang terbuka hijau dan pengembangan ekonomi.

Dalam Peraturan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia nomor 10 tahun 2015 tentang Pengelolaan Kebun Raya, Pemerintah Provinsi memiliki tugas dan fungsi dalam bidang penelitian dan/atau konservasi serta menyusun road map rencana pengelolaan Kebun Raya di tingkat provinsi.

“Keberadaan Kebun Raya Pucak, Maros harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, apalagi kedepan kita membutuhkan lapangan kerja baru bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19,” tutup putra asli daerah Maros ini.

Baca Juga : Bawaslu Maros Dalami Dugaan Pelanggaran Anggota DPRD Sulsel Kampanye Saat Reses

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar06 November 2026 14:33
Penghijauan TPA Tamangapa Jadi RTH Berlanjut, Pemkot Makassar dan Polda Sulsel Tanam 100 Tabebuya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mendorong penataan kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, K...
News06 November 2026 12:09
Vale Indonesia Bangun 16 Kolam Pengendap di IGP Pomalaa
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat sistem pengelolaan air di kawasan Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Sulawesi Tenggara, untuk mengantisipasi pen...
News06 November 2026 10:35
Griya Singgah Pasien YBM PLN Bantu Pasien Kurang Mampu dari Luar Daerah
Griya Singgah Pasien (GSP) Makassar telah melayani 87 pasien dan 98 pendamping sejak mulai beroperasi pada 20 Juni hingga 31 Oktober 2026....
Pendidikan06 November 2026 06:35
Pelindo Mengajar di SMAN 5 Makassar, Salurkan Bantuan Pendidikan Rp50 Juta
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp50 juta kepada SMA Negeri 5 Makassar melalui program Pelindo Me...