Logo Sulselsatu

Syahar Janji Bakal Selesaikan Permasalahan Driver Ojol dan Gojek

Asrul
Asrul

Jumat, 05 Juni 2020 08:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif berjanji akan menyelesaikan masalah yang dihadapi ratusan driver ojek daring/online (Ojol) dari Gojek yang berada di Kota Makassar.

“Mereka mengeluhkan insentif atau bonus yang sekarang sudah dihilangkan oleh pihak aplikator,” ungkap Sekretaris DPD NasDem Sulsel ini.

Syahar mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti dengan mempertemukan antara pihak Gojek dan pihak driver.

Baca Juga : Syaharuddin Alrif Paparkan Strategi Sidrap Dorong Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Warga

“Mereka meminta agar dimediasi oleh pihak Gojek, karena 6 ribu driver Gojek di Makassar harus dicarika solusinya,” ujarnya.

Selain itu, Syahar juga menyebut bahwa para driver Gojek biasanya meraup pendapatan sekitar Rp200-300 ribu perhari. Namun di tengah pendemi Covid-19 pendapatan mereka sekitar Rp20-30 ribu per hari.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....