Logo Sulselsatu

BPBD Sebut Longsor di Jeneponto Akibat Lahan Beralih Fungsi

Asrul
Asrul

Minggu, 14 Juni 2020 23:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto menyebut dugaan bencana longsor di beberapa titik di Kecamatan Rumbia pada Jumat (12/6/2020) akibat lahan beralih fungsi.

“Dugaan longsor sampai dengan saat ini itu disebabkan oleh faktor intesitas hujan di atas normal,” kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Jeneponto Mus Mulyadi.

Selain intensitas hujan di atas normal, Mus Mulyadi juga menduga longsor terjadi karena beberapa bukit di Desa Rumbia mengalami gundul akibat beralih fungsi.

Baca Juga : VIDEO: Tahun Ini, BPBD Jeneponto Bangun Jembatan Munte dan Ta’binjai

“Kondisi lahan pada bukti yang ada disini sudah beralih fungsi sehingga itu menyebabkan tanah tidak terlalu kuat lagi sehingga mengancam pemukiman yang ada,” ujarnya.

Diketahui, intesitas hujan yang cukup tinggi pada Jumat lalu mengakibatkan sejumlah titik di Jeneponto mengalami banjir dan longsor.

Waktu kejadian, 4 orang dilaporkan tertimbun longsor dan puluhan korban mengalami luka luka serta 4 rumah hanyut dibawa arus banjir dan beberapa rumah rusak parah.

Baca Juga : Biddokkes Identifikasi Mayat Korban Longsor di Jenponto, Ini Hasilnya

Penulis: Dedi
Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....
Hukum08 Agustus 2026 23:56
Bupati Gowa Dikaitkan Tiga Kasus di Kepolisian, Satu Terancam Dijemput Paksa
SULSELSATU.com, GOWA– Bupati Gowa Husniah Talenrang dikaitkan tiga kasus hukum yang sedang berproses di Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Polr...