Logo Sulselsatu

Dihantam Corona, Ekonomi Sulsel Triwulan I Terendah Selama Satu Dekade

Asrul
Asrul

Selasa, 16 Juni 2020 19:23

ilustrasi. (int)
ilustrasi. (int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perekonomian Sulsel pada triwulan I 2020 mengalami pertumbuhan terendah dalam satu dekade.

Pertumbuhan ekonomi Sulsel triwulan I 2020 hanya 3,07 persen secara year on year (yoy). Itu jauh lebih rendah dibanding pertumbuhan triwulan IV 2019 yang mencapai 6,48 persen (yoy).

Kepala Bank Indonesia (BI) Sulsel Bambang Kusmiarso mengatakan, pandemi Covid-19 menyebabkan sendi-sendi perekonomian Sulsel mengalami pelemahan kinerja seiring penurunan permintaan yang terjadi secara luas dan dalam waktu yang relatif cepat.

Baca Juga : Pemprov Sulsel dan BI Sinergi Dorong Hilirisasi dan Peningkatan Kualitas Investasi

“Imbas penyebaran Covid-19 terutama dirasakan pada lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, industri pengolahan, serta penyediaan akomodasi dan makan minum. Konsumsi swasta melambat akibat keterbatasan kinerja konsumsi rumah tangga di tengah pandemi dan kontraksi pada komponen LNPRT seiring penundaan pilkada serentak,” kata Bambang, Selasa (16/6/2020).

Respon pelaku ekonomi yang cenderung wait and see selama pandemi juga menjadi kendala dalam kinerja investasi. Permintaan yang terbatas akibat Covid-19 menyebabkan kinerja net ekspor mengalami kontraksi.

Di tengah upaya dalam menghadapi Covid-19, inflasi yang terkendali menjadi salah satu harapan dalam menjaga daya beli masyarakat dan menopang pemulihan perekonomian ke depan.

Baca Juga : BI Sulsel Dorong Ekspor UMKM dan Kemandirian Pesantren Lewat REWAKO

Tekanan inflasi Sulsel pada triwulan I 2020 masih berada dalam rentang sasaran inflasi 3+1 persen. Tekanan inflasi pada triwulan I 2020 terutama terjadi pada kelompok bahan makanan dipicu keterbatasan pasokan bawang putih dan gula pasir.

“Pengaruh Covid-19 diperkirakan masih menahan kinerja ekonomi Sulsel pada triwulan II 2020. Lapangan usaha yang terdampak penyebaran pandemi pada triwulan I 2020 diperkirakan akan mengalami perlambatan yang lebih dalam. Perekonomian Sulsel diperkirakan mulai mengalami perbaikan pada triwulan III 2020 yang didorong oleh meningkatnya konsumsi swasta dan kinerja investasi,” pungkasnya.

Bank Indonesia kata Bambang, optimis pemulihan perekonomian secara bertahap dapat terjadi dengan dukungan konsistensi kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan peningkatan pemahaman masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan dalam kegiatan keseharian.

Baca Juga : Penggunaan BI-Fast di Sulsel Semakin Masif, Nominal Transaksi Mencapai Rp264,3 triliun

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...