Logo Sulselsatu

Pemkot Bakal Libatkan Influencer dalam Penanganan Covid-19

Asrul
Asrul

Rabu, 24 Juni 2020 11:24

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSARPemkot Makassar terus mengedukasi masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Setelah pelibatan RT/ RW, Perguruan Tinggi Ilmu Kesehatan, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama, Kini Pj Wali Kota Makassar Yusran Jusuf mulai menyasar kalangan influencer Makassar.

Tak tanggung-tanggung, sederetan nama seperti Andi Mattuju, dan Tumming-Abu yang merupakan content creator terkemuka di Makassar bakal ikut dilibatkan. Yusran menganggap selebgram yang telah memiliki ratusan ribu follower di instagram dan subscriber di channel youtube mereka itu bisa secara efektif mengedukasi masyarakat pada segmen tertentu.

Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah

“Meski kita sudah memiliki beberapa tim dan program untuk mengedukasi masyarakat dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 tersebut tapi tentu metode dan segmennya beda-beda. Jadi dengan begini kita berharap pesan dan informasi yang kita berikan ke masyarakat bisa sampai dan benar-benar diteriama dan dipahami dengan baik berbagai lapisan masyarakat,” ucap Yusran di Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa (23/6/2020).

Tumming- Abu, Andi Mattuju, dan beberapa influencer tergabung dalam Relawan Milenial Makassar. Kelompok tersebut mengaku sudah banyak melakukan survei hal yang menjadi problem pemerintah dan masyarakat selama masa pandemi berlangsung.

“Kita melakukan survei, termasuk di lapangan, jadi kita coba kasih ketemu, maunya pemerintah seperti apa, tanggapannya masyarakat seperti apa. Nah dari situ kita tawarkan program ke pemerintah kota untuk bisa bersinergi, bagaimana sama-sama program kita buat untuk memutus mata rantai Covid-19, jelas Andi Mattuju, salah satu influencer Relawan Milenial Makassar.

Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta

Mattuju menerangkan, kedepan bakal ada program yang dibuat, dimana pihak pemerintah, dalam hal ini Wali Kota mendengarkan aspirasi masyarakat yang mereka peroleh saat turun ke lapangan. Semua influencer akan terlibat dan melaporkan aspirasi yang disampaikan masyarakat. Begitu pun sebaliknya, mereka juga akan terlibat menyampaikan kebijakan-kebijakan pemerintah kota ke masyarakat.

“Semuanya kita lakukan, jadi model sosialisasi yang kami lakukan mulai dari kita buat konten, pemberitaan, info grafis, bentuk flayers, dll, termasuk turun ke lapangan sosialisasi secara person to person,” kunci Andi Mattuju.

Penulis: Resti Setiawati

Baca Juga : Warga dan Mahasiswa Pasang Baliho Penolakan PSEL di Tamalanrea, Pertanyakan Izin Amdal

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan06 Agustus 2026 14:34
Munafri: PSEL Proyek Strategis Nasional Kami Dijalankan, Lokasi Masih Dimatangkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar tetap membuka ruang dialog dengan masyarak...
Otomotif06 Agustus 2026 14:07
SJAM Siapkan 5 Motor Gratis untuk Konsumen yang Transaksi Selama Juli dan Agustus 2026
PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) selaku main dealer Yamaha Indonesia wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menghadirkan program "Beli...
Bisnis06 Agustus 2026 12:06
PANDE EMAS Jadi Langkah Pegadaian Kanwil VI Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) mendorong kemandirian eko...
News06 Agustus 2026 11:51
Akses Hauling Pomalaa Terganggu, Potensi Kerugian Negara dan Ekonomi Kolaka Jadi Taruhan
Ketegangan di kawasan pertambangan Blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai sengketa batas lahan a...