Logo Sulselsatu

Pemkot Tambah Anggaran Pilwali Rp6,2 Miliar, Total Rp84,2 Miliar

Asrul
Asrul

Kamis, 09 Juli 2020 13:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Pemerintah Kota Makassar melakukan penandatanganan addendum Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pilwali 2020.

Penandatanganan NPHD ini berlangsung di ruang kerja walikota Balai Kota, Kamis (9/7/2020).

Dalam addendum tersebut, pemerintah kota melakukan penambahan anggaran sebesar Rp6,2 miliar. Sebelumnya Pemkot mengalokasikan anggaran sebesar Rp78 miliar, sehingga total anggaran pelaksanaan Pilwali 2020 sebesar Rp84,2 miliar.

Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah

Komisioner KPU Makassar Endang Sari mengatakan, Pemkot telah bersedia mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan Pilwali 2020. Anggaran tersebut, akan digunakan semaksimal mungkin untuk kesuksesan pelaksanaan Pilwali 2020.

“Pemerintah kota menunjukkan dukungannya kepada kami, pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak yang dilaksanakan di Kota Makassar, usulan terakhir yang dilaksanakan KPU yaitu Rp6,2 miliar tadi sudah penanda tanangan addendum,” kata Endang di Balai Kota, Kamis (9/7/2020).

Kata Endang, penambahan anggaran tersebut untuk dua variabel saja.

Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta

“Untuk memenuhi kebutuhan penyelenggara ad hoc itu karena harus disesuaikan surat Kementeri Keuangan, standar kami itu keluar setelah kami MPH sebelumnya, jadi itu tidak masuk kalkulasi Rp78 miliar,” jelasnya

Kemudian, kata Endang, aturan yang juga keluar bahwa TPS memiliki batas maksimalnya akibat pademi Covid -19, maka, per TPS maksimal 500 orang, setelah sebelumnya skema 600 orang pemilih per TPS

“Dengan adanya aturan ini kita buat skenario ulang di TPS kami harus tambahkan karena hanya 500 pemilih per TPS. Nah, konsekuensi penambahan TPS menyebabkan penambahan penyelenggaran PDP, penyelenggara KPPS, kemudian biaya. Jadi ada dua untuk anggaran itu saja,” katanya.

Baca Juga : Warga dan Mahasiswa Pasang Baliho Penolakan PSEL di Tamalanrea, Pertanyakan Izin Amdal

“Total TPS 2.390 dari 2099. Total anggaran Rp78 miliar ditambah Rp6,2 miliar jadi total Rp84,2 miliar,” katanya.

Penulis: Resti Setiawati

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan06 Agustus 2026 14:34
Munafri: PSEL Proyek Strategis Nasional Kami Dijalankan, Lokasi Masih Dimatangkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar tetap membuka ruang dialog dengan masyarak...
Otomotif06 Agustus 2026 14:07
SJAM Siapkan 5 Motor Gratis untuk Konsumen yang Transaksi Selama Juli dan Agustus 2026
PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) selaku main dealer Yamaha Indonesia wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menghadirkan program "Beli...
Bisnis06 Agustus 2026 12:06
PANDE EMAS Jadi Langkah Pegadaian Kanwil VI Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) mendorong kemandirian eko...
News06 Agustus 2026 11:51
Akses Hauling Pomalaa Terganggu, Potensi Kerugian Negara dan Ekonomi Kolaka Jadi Taruhan
Ketegangan di kawasan pertambangan Blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai sengketa batas lahan a...