Logo Sulselsatu

Jelang Pilwali, Rudy Minta Minta Penyelenggara Pemilu Profesional

Asrul
Asrul

Rabu, 29 Juli 2020 21:45

Rakor kesipan Pilwali Makassar di Balai Kota. (ist)
Rakor kesipan Pilwali Makassar di Balai Kota. (ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin meminta penyelenggara pemilu bekerja profesional dan di Pilwali 2020 tanpa gejolak di tengah masyarakat.

“Kita harus pastikan helatan Pilwali Makassar ini berlangsung damai, aman dan yang terpenting berjalan berdasarkan protokol kesehatan mengingat pesta demokrasi ini dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19,” kata Rudy dalam rakor kesiapan Pilwali Makassar di Balai Kota, Rabu (29/7/2020).

Menurutnya, ini merupakan tanggung jawab semua pihak dan paling khusus penyelenggara pemilu. Ia menginginkan Pilwali 2020 tidak menimbulkan masalah baru dikemudian hari.

Baca Juga : MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar

“Penyelenggara pemilu harus menyiapkan secara matang agar dikemudian hari tidak menimbulkan gejolak di tengah masyarakat,” ucapnya.

Ketua KPU Makassar Farid Wajdi mengatakan, pihaknya memiliki tantangan dalam melaksanakam tahapan pilwali di masa pendemi Covid-19. Banyak warga merasa khawatir dengan kehadiran petugas pemuktahiran data pemilih (PPDP).

“Masih banyak warga yang menutup pintu rumahnya. Kita terus coba yakinkan warga, jika petugas kami sudah melalukan rapid test. Dan proses pencocokan data itu dilakuan dengan standar protokol kesehatan, menggunakan masker, membawa alat tulis sendiri, sarung tangan, dan hand sanitizer,” kata Farid.

Baca Juga : KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi

Ia juga melaporkan kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di Kota Makassar saat ini sudah di angka 54 persen atau 573.917 dari total 1.048.151 Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4).

“Jadi target kami kelar pada 5 Agustus dari target yang diberikan KPU RI 13 Agustus mendatang. Kenapa kita mundur, supaya kita memiliki waktu untuk review kembali masalah-masalah di tingkat bawah,” jelasnya

Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Makassar Sri Wahyuningsih menambahkan, pihaknya bersama Pemkot Makassar bakal melakukan deklarasi netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Agustus mendatang.

Baca Juga : Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua

“Ini penting sekali ASN kita galang untuk melakukan sosialisasi terkait netralitas. Karena saat ini, ada beberapa ASN kita periksa terkait netralitas,” pungkasnya.

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar05 November 2026 10:10
MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 telah menarik lebih dari 1.200 pendaftar hingga awal November. Jumlah tersebut hampir dua k...
Ekonomi05 November 2026 10:06
OJK Ajak Warga Sulsel Manfaatkan Produk Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak masyarakat Sulawesi Selatan meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan produk keuangan syariah dalam kehidupan sehar...
Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...