Logo Sulselsatu

Pemkot Parepare Ajak Warganya Fungsikan Pekarangan dengan Bercocok Tanam

Asrul
Asrul

Selasa, 04 Agustus 2020 16:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare mengembangkan pola pertanaman melalui pemanfaatan pekarangan dengan nama pangan lestari.

Program yang digagas Dinas Ketahanan Pangan Parepare ini bertujuan menunjang ketersediaan pangan pada tingkat rumah tangga.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Parepare, Muhammad Nur mengatakan, program Pangan Lestari ini merupakan suatu sistem dengan mengoptimalkan fungsi pekarangan dalam menghasilkan produk pangan, baik pertanaman langsung pada tanah atau menggunakan media tabulapot.

Baca Juga : VIDEO: Kebakaran Lahan Kosong di Belakang Kantor Dispora Parepare

“Dalam memberi edukasi kepada rumah tangga yang mengembangkan sistem pekarangan, kami melakukan pendekatan kunjungan dan percontohan demplot di area lahan Dinas Ketahanan Pangan,” ujar Muhammad Nur, Kepala Dinas Ketahanan Parepare, Selasa, (4/8/2020).

Muhammad Nur menguraikan, untuk demplot percontohan itu diberi nama yang unik berdasarkan kelompok tanaman yang ditanam dan dikelola agar lebih menarik.

“Kami namakan Demplot Tonrapitue, yakni demplot untuk pertanaman kangkung, bayam, sawi. Ada juga Demplot Latanete yaitu demplot pertanaman semangka dan kacang tanah,” sebut Muhammad Nur.

Baca Juga : Tiba di Parepare, Pj Gubernur Sulsel Tebar Benih Udang Vaname dan Tanam Pisang Cavendish

Selain demplot itu, terdapat pula Demplot OPAL untuk pertanaman kacang merah dan cabai.

“Ada juga Demplot Hidroponik untuk tanaman menggunakan media air tanpa tanah dan Demplot yang baru yang dikembangkan ada 2 yakni buah panther atau tanaman buah dalam planterbag dan demplot tokita atau tanaman obat di sekitar kita” detailnya.

Hal yang sama juga dikatakan Andi Paulangi, Kasubag Program dan Keuangan Dinas Ketahanan Pangan Parepare.

Baca Juga : VIDEO: Capres Anies Baswedan Bakal Hadiri Kampanye di Parepare

“Dengan tatalaksana demplot-demplot di area kantor Dinas Ketahanan Pangan ini akan mewakili sebagian besar tanaman yang bisa dikembangkan di lahan pekarangan masyarakat, terutama ibu-ibu yang biasa berkunjung untuk mendapat layanan biduan atau bibit peduli pangan, maka kita arahkan juga untuk keliling melihat-lihat pengelolaan demplot di area kantor ini,” timpal Andi Paulangi.

Sementara, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe memberi apresiasi atas program ketahanan pangan yang dilakukan.

Menurut Taufan, langkah itu merupakan inisiasi dalam menekan inflasi, khususnya pada penyediaan pangan bagi masyarakat.

Baca Juga : VIDEO: Pohon Tumbang hingga Kabel Listrik Putus saat Hujan Deras di Parepare

“Selama ini inflasi kita di Parepare cukup terkendali walau di tengah pandemi. Dengan hadirnya program Pangan Lestari ini dapat membantu masyarakat dalam ketersediaan sayur-sayuran untuk konsumsi sendiri, atau bahkan untuk dijual dengan pemanfaatan pekarangan rumah,” ucap Taufan.

Penulis: Andi Fardi

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...