Logo Sulselsatu

Pegawai Disdukcapil Jeneponto Usir Demonstran Tak Pakai Masker

Asrul
Asrul

Kamis, 06 Agustus 2020 18:10

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Sekitar 20 orang mengatasnamakan diri Gerakan Mahasisa dan Pemuda Jeneponto Bersatu, berunjuk rasa depan kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jeneponto Jalan Ishak Iskandar, Kamis (6/8/2020).

Yudistira salah satu orator aksi menyebutkan bahwa pelayanan penerbitan e-KTP dikantor Disdukcapil Jeneponto yang menggunakan sistem online diduga lamban.

“Kami melakukan aksi terkait pelayanan sistim online yang kami duga lambat dan mendesak Kadis Disdukcapil Jeneponto untuk segera melakukan sosialisasi di desa desa terkait penerbitan e-KTP,” katanya.

Baca Juga : Upah PPPK Paruh Waktu di Bagian Umum Setda Jeneponto Jomplang Meski Jabatan Sama, Selisihnya Hingga Rp2 Juta

Setelah hampir 20 menit melakukan orasi, para pengunjuk rasa ingin menemui pejabat berwenang di kantor Disdukcapil agar memberikan klarifikasi terkait pelayanan sistim online itu.

Namun belum sempat bertemu pejabat berwenang, salah satu pegawai berdiri di depan pengunjuk rasa dan berteriak meminta pengunjuk rasa yang tidak menggunakan masker meninggalkan lokasi.

“Yang tidak pakai masker silahkan keluar,” ujar salah satu pegawai Disdukcapil Jeneponto sembari masuk diruang pelayanan kantor Disdukcapil.

Baca Juga : Lomba Pacuan Kuda HUT Jeneponto Siap Hidupkan UMKM dan Budaya Lokal

Pengunjuk rasa pun sempat geram dan berteriak jika dirinya tak mampu membeli masker

“Tidak ada uangnya mamaku beli masker,” ujar orator aksi, Yudistira.

Pihak personel kepolisian dari Resort Jeneponto dan Satpol PP hadir melakukan pengamanan aksi tersebut.

Baca Juga : VIDEO: Direktur RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Minta Maaf atas Kekecewaan Keluarga Pasien

Tidak lama kemudian, Kepala Seksi Sistim Informasi Administrasi Kependudukan, Ahmadi Iskandar menerima pengunjuk rasa dan menjelaskan apa yang menjadi aspirasi pendemo.

“Sistem online ini dilakukan berdasarkan perintah Dirjen Kependudukan dari pusat, ini diberlakukan karena adanya Pandemi Covid-19,” kata Ahmadi Iskandar.

Penulis: Dedi

Baca Juga : VIDEO: Sudah Lamaran Namun Batal Bawa Uang Panai’ Rp100 juta, Massa Rusak Rumah Warga di Jeneponto

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...
Makassar27 Oktober 2026 21:16
KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Persoalan royalti dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu isu yang dibahas...
News27 Oktober 2026 20:38
PLN UIP Sulawesi Perkuat Infrastruktur demi Pemerataan Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 melalui upacara di Kantor PLN UIP Sulawesi, Sela...
News27 Oktober 2026 18:59
PATSI UMI Gandeng Waskita–Adhi KSO, Siapkan SDM Konstruksi Muda melalui Program Magang Fresh Graduate
SULSELSATU, MAKASSAR — Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (DPP PATSI UMI) mulai merealisasikan komitmen...