Logo Sulselsatu

Diduga Terlibat Kasus Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte Dicekal

Asrul
Asrul

Minggu, 16 Agustus 2020 23:30

Irjen Pol Napoleon Bonaparte. (int)
Irjen Pol Napoleon Bonaparte. (int)

JAKARTA – Bareskrim Mabes Polri meminta pihak imigrasi untuk melakukan pencekalan terhadap mantan Kadiv Hubinter Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan pengusaha bernama Tommy Sumardi. Napoleon sendiri diduga terlibat dalam kasus penghapusan red notice Djoko Tjandra.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono mengatakan, Irjen Napoleon Bonaparte dicegah untuk tak berpergian ke luar negeri selama 20 hari terkait dugaan keterlibatannya terhadap kasus suap Djoko Tjandra.

“Ya betul (Napoleon dilakukan pencekalan 20 hari),” kata Argo kepada wartawan, Minggu (16/8/2020).

Argo mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat pencekalan keluar negeri terhadap Napoleon kepada pihak imigrasi 5 Agustus lalu. Hal itu bertujuan untuk mencegah Napoleon untuk kabur keluar negeri selama melakukan pemeriksaan sebagai tersangka.

“Surat dikirimkan ke Imigrasi tanggal 5 Agustus lalu,” kata Argo.

Napoleon terseret dalam pusaran kasus terpidana korupsi hak tagih (Cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra. Bareskrim Mabes Polri sendiri sudah resmi menyatakan Napoleon sebagai tersangka pada 14 Agustus 2020 lalu.

Sebelum ditetapkan tersangka, Napoleon sudah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional (HubInter) oleh Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Ia lantas dimutasi karena diduga terlibat dalam penghapusan red notice Djoko Tjandra yang saat itu masih berstatus sebagai buron. Red notice adalah notifikasi Interpol untuk mencari buronan kejahatan atas permintaan yang menjadi negara anggota.

Napoleon ditetapkan sebagai tersangka karena diduga turut menerima suap dalam kasus penghapusan terpidana Djoko Tjandra dari daftar red notice.

Napoleon dikenakan pasal 5 ayat 2, lalu pasal 11 dan 12 huruf a dan b UU Nomor 20 Tahun 2002 tentang Tipikor dan pasal 55 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...