Logo Sulselsatu

Andika Perkasa Ungkap Hasil Uji Klinis Obat Covid-19 Sudah Diserahkan ke BPOM

Asrul
Asrul

Jumat, 21 Agustus 2020 22:49

Ilustrasi (INT)
Ilustrasi (INT)

SULSELSATU.com – Hasil uji klinis kombinasi obat Covid-19 dan CAPA (corrective and preventive action) telah diserahkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 19 Agustus 2020 lalu.

Hal itu dikatakan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, saat melakukan kunjungan bersama Wakapolri Komjen Polisi Gatot Eddy Pramono ke Gedung Sate, Kota Bandung pada Jumat (21/8/2020).

Seperti diketahui Universitas Airlangga (Unair), Badan Intelijen Negara (BIN) dan TNI tengah mengembangkan kombinasi obat untuk pasien Covid-19. Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah menunggu hasil peninjauan dari BPOM.

Baca Juga : Jadi Perusahaan Pembayar Pajak Terbesar, BRI Diapresiasi Oleh Negara

“Jadi tanggal 19 kemarin, kami datang ke BPOM untuk menyerahkan hasil uji klinis termasuk CAPA. (CAPA) itu adalah tindakan yang diminta, berdasarkan koreksi dari BPOM pada saat inspeksi pada akhir bulan lalu. Jadi di dalam pertemuan itu disepakati baik BPOM, di situ juga hadir wakil ketua Komisi IX DPR RI juga yang mengawasi BPOM, komisi nasional penilai obat, kemudian dari kami sendiri (TNI) dan pejabat utama dari BPOM,” ujar Andika dilansir detik, Jumat (21/8/2020).

“Dari yang saya pahami, BPOM maupun kami semua sepakat bahwa kita harus melakukan yang terbaik. Jadi pasti akan ada waktu yang dibutuhkan untuk meninjau (review) hasil uji klinis dan CAPA tadi, yang juga merupakan koreksi dari BPOM. Nah apabila nanti ditemukan ada kekurangan harus disempurnakan, itu yang saya pahami saat kita bertemu di BPOM,” sambung dia.

Sementara itu, Rektor Unair Prof Moh Nasih menyatakan, tim peneliti akan mengevaluasi dan segera menyempurnakan uji klinis ini.

Baca Juga : Pengumuman! Restrukturisasi Kredit Perbankan Penanganan Pandemi Covid-19 Berakhir

“Sebagaimana masukan dari BPOM. Untuk selanjutnya, tim peneliti juga menunggu dan akan mempelajari semua masukan tertulis dari BPOM,” ujar Nasih dalam siaran persnay.

Tak hanya itu, Nasih menegaskan para ilmuwan dalam tim sangat terbuka untuk menerima masukan. Hal ini demi penyempurnaan obat Covid-19.

“Harapan utamanya agar hasil dari kombinasi obat tersebut segera bisa membantu mereka para pasien yang saat ini sangat membutuhkan penanganan,” lanjutnya.

Baca Juga : PT Bumi Karsa Dirikan Posko Mudik, Bentuk Peduli Keselamatan dan Kenyamanan Para Pemudik

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...