Logo Sulselsatu

DPRD Makassar Dukung Rencana Pemprov Sulsel Rekrut Guru Berasal Dari Pulau

Asrul
Asrul

Minggu, 23 Agustus 2020 09:37

Abdi Asmara. (ist)
Abdi Asmara. (ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah berencana melokalisasi guru yang berasal dari pulah guna memeratakan pendidikan di Wilayah Sulsel. Pemerataan tersebut dengan mengangkat sejumlah tenaga pengajar hingga kepala sekolah dari wilayah kepulauan.

“Guru-guru, ini mungkin tugasnya disdik nanti, kita akan rekrut guru dari pulau. Jangan dari sini (wilayah kota) kirim ke sana (pulau). Jadi yang dari pulau kita coba didik mereka, upaya mereka kembalinya daerahnya masing-masing,” ungkap Nurdin Abdullah.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar Abd Wahab Tahir menyatakan dukungannya terhadap wacana tersebut. Dewan bahkan mengusulkan penambahan hingga 50 guru honorer yang berdomisili di Kepulauan Makassar.

Baca Juga : RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount

“Itu butuh penambahan, idealnya sebenarnya satu kelas satu orang, yah paling tidak 50 orang tenaga honorer, itupun dibagi rata-rata sekolah ada yang dapat tidak sampai 10,” kata Wahab.

Menurutnya cukup banyak masyarakat di wilayah kepulauan yang potensial untuk diberdayakan menjadi guru, dirinya merasa rencana gubernur untuk merombak guru di wilayah kepulauan merupakan keputusan yang tepat guna efektifitas pembelajaran.

“Sebagai wakil rakyat dari dapil kepulauan, sebaiknya memang putra-putri daerah yang diberdayakan, banyak loh yang lepasan sekolah kejuruan yang bisa dijadikan guru honorer, itulah dimanfaatkan ilmunya kemudian dijadikan tenaga honor,” kata Ketua Frakso Golkar tersebut.

Baca Juga : Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi

Lebih lanjut menurut Wahab lokalisasi guru utamanya untuk wilayah kepulauan semestinya sudah harus dilakukan, beberapa guru utamanya dari daerah luar cenderung dianggap tidak bisa menetap sehingga opsi paling tepat adalah memberdayakan masyarakat sekitar.

“Kalau diambilnya dari daratan utama, percaya saja mereka pasti tidak betah di pulau, jadi berdayakan potensi asli anak-anak pulau,” katanya.

Dikatakan Wahab kebutuhan guru tiap tahunnya bertambah jika melihat volume murid hingga guru yang pensiun. Wahab mengaku siap mendukung upaya ini utamanya untuk Kecamatan Sangkarrang sendiri.

Baca Juga : Legislator PDIP Makassar Desak RSIA Paramount Ditutup, Soroti Dugaan Kelalaian

“Jadi silahkan saja berapa kuota dibutuhkan, kita punya data kok, dan andaikan pak Gub membutuhkan itu kami bersedia bantu untuk cari anak-anak yang berpotensi menjadi guru honorer di kepulauan,” katanya.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan20 September 2026 14:37
Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026
Dunia riset pelajar Sulawesi Selatan kembali menempatkan SMP Islam Athirah Makassar di panggung nasional....
News20 September 2026 13:57
Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow Jadi Tema HUT KALLA ke-74
KALLA memasuki usia ke-74 tahun dengan mengusung tema “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”....
News20 September 2026 11:28
PLN dan Lima Kantor Pertanahan BPN Tinjau Tapak SUTET 275 kV Palopo-Bakaru
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama lima Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan peninjauan lapangan un...
Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...