Logo Sulselsatu

VIDEO: Viral, Dirut Bank NTB Syariah Minta Poligami, Istri Nangis saat Beri Izin

Andi
Andi

Minggu, 23 Agustus 2020 12:30

istimewa
istimewa

https://www.instagram.com/p/CEOKVlNn9B7/

SULSELSATU.com – Seorang yang diduga Dirut Bank NTB Syariah menjadi perbinjangan di media sosial karena meminta izin istri pertamanya untuk menikah lagi.

Dalam video terlihat istri pertama tengah memberikan izin kepada suaminya untuk menikah lagi.

Baca Juga : VIDEO: Viral, Seorang Pria di Madura Nikahi 2 Wanita Cantik Sekaligus

Istri pertama tampak meminta janji pada sang suami apakah sanggup meberikan keadilan kepada dirinya dan anak-anaknya.

Sementara itu, terlihat di sebelahnya ada seorang wanita muda yang akan dinikahi oleh pria tersebut.

Video tersebut dibagikan oleh akun Instagram @cybernusantara, Minggu (23/8).

Baca Juga : Tolak Dipoligami, Istri Siram Air Mendidih ke Suami Hingga Meninggal di Jeneponto

Video Editor: Andi Hermanto

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....