Logo Sulselsatu

Perdana di Masa Covid, SDN 111 Polejiwa Maros Gelar Proses Belajar Tatap Muka

Asrul
Asrul

Senin, 24 Agustus 2020 13:00

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAROS – Di tengah pandemi Covid-19, uji coba proses belajar mengajar di beberapa Sekolah Dasar (SD) telah dilaksanakan, salah satunya di SDN 111 Polejiwa, Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.

Pembukaan sekolah tatap muka ini merupakan langkah uji coba penyesuaian pemerintah setempat utamanya di zona kuning dan hijau dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Kepala Sekolah SDN 111 Polejiwa Maror, Nur Asiyah mengatakan, pembukaan sekolah tatap muka ini dilakukan secara bertahap dengan memperketat protokol kesehatan. Proses belajar mengajar ini tetap dilaksanakan setelah orang tua murid telah membuat surat pernyataan persetujuan.

“Kami masih uji coba juga ini melaksanakan kegiatan tatap muka pertama di tengah pandemi. Berhubung selama orang tua murid sudah menyatakan setuju dengan memberikan surat persetujuan untuk diisi, dan ini utamanya disampaikan bagi pelajar kelas 1 SD,” ujarnya, Senin (24/8/2020).

Aisyah menambahkan, bagi orang tua murid yang tidak setuju dengan proses tatap muka di sekolah tetap melaksanakan pembelajaran daring di rumah.

“Ada juga orang tua siswa yang tidak setuju dan itu cuman beberapa saja. Kami juga tetap berikan materi pembelajaran daring untuk di rumah,” katanya.

Dalam hal uji coba sekolah tatap muka ini, nantinya murid akan dibagi dengan cara shifting atau dibagi dalam beberapa sesi. Kantin sekolah pun tidak akan dibuka guna menghindari adanya kerumunan.

“Jadi setiap murid yang akan masuk kelas dibagi dalam 2 sesi atau sistem shifting, sesi pertama jam 8 pagi sampai jam 10, dan jam 10 sampai jam 12 siang. Ini pasti kita bagi dulu karena kita menerapkan protokol Covid-19 di mana setiap kelas itu hanya diisi oleh 10 orang siswa saja. Sebelum masuk kelas semua dicek suhu tubuhnya dan diwajibkan mencuci tangan dan menggunakan masker saat proses belajar mengajar. Dan itu juga kantin kita akan tutup,” katanya.

Diketahui, kegiatan ini akan berlangsung hingga sepekan dengan melihat kondisi dan menunggu instruksi lanjutan dari pemerintah setempat khususnya Dinas Pendidikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Takdir mengatakan, kegiatan tersebut bukan proses belajar tatap muka. Para siswa datang mengenakan pakaian biasa hanya mengambil tugas dan diberikan penjelasan dari gurunya.

“Jadi pemberitahuan sebelumnya itu orang tuanya saja murid yang disuruh ke sekolah untuk ambil tugas, jadi hari ini itu cuman penjelasan pelajaran saja yang diberikan beberapa jam ke depan,” katanya.

Menurutnya, ini merupakan pembelajaran khusus yang agak sulit dimengerti oleh murid untuk dianjurkan ke sekolah dengan menggunakan protokol kesehatan.

“Jadi intinya belum ada secara resmi imbauan dari pemerintah setempat. Ini juga baru mau kita bicarakan dengan bupati sebentar. Cuma memang saya minta seluruh sekolah untuk meminta data jumlah masker untuk setiap sekolah dan tempat cuci tangan yang akan disiapkan,” ucapnya.

Selain itu salah satu orang tua murid, Erni mengatakan, selama proses belajar daring di rumah cukup merepotkan. Di mana jumlah jam pelajaran daring di rumah tidak sebanyak jika dibandingkan di sekolah.

“Yah selama pandemi ini kan anak saya belajar online terus, ini juga tidak efektif sih karena kalau di sekolah kan lebih banyak mendapat jam pelajaran yang banyak. Dan ini juga mereka bisa konsultasi langsung dengan gurunya,” kata dia.

Penulis: Indra Sadli Pratama

Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...