Logo Sulselsatu

APBD-P Gowa 2020 Difokuskan untuk Bidang Kesehatan, Sosial dan UMKM

Asrul
Asrul

Senin, 24 Agustus 2020 16:40

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa akan memfokuskan Anggaran Perubahan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2020 pada tiga aspek.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menjelaskan, ketiga aspek tersebut yaitu bidang kesehatan, jaring pengaman sosial (social safety nett) dan pemulihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah Kabupaten Gowa.

“Ini terkait dengan pedoman penyusunan APBD Perubahan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota sesuai dengan instruksi dari Kementerian Dalam Negeri,” kata Adnan saat coffe morning, Senin (24/8/2020).

Baca Juga : Dikaitkan Kasus Dugaan Korupsi hingga Usulan Pemakzulan, Benarkah Bupati Gowa Tak Lagi Dipercaya oleh Sejumlah Bawahannya?

Di bidang kesehatan, ada beberapa yang perlu dianggarkan, seperti penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), tracking serta testing. Adnan berharap Dinas Kesehatan untuk tetap menyediakan APD bagi tenaga medis agar bisa tetap bekerja dengan baik dan aman dari penularan Covid-19.

Kemudian tracking untuk mendeteksi orang-orang yang berpotensi tertular Covid-19. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan testing untuk bisa mengetahui orang-orang yang terpapar Covid-19 sehingga bisa langsung dilakukan penanganan.

Walaupun reproduction number atau angka reproduksi dalam pandemi Covid-19 ataupun effective reproduction number atau jumlah kasus baru di Kabupaten Gowa sudah di bawah angka 1 namun, Adnan mengakui, harus tetap dilakukan testing.

Baca Juga : BKN Bakal Panggil BKD Gowa Usai 16 Pejabat Eselon II Dinonaktifkan oleh Bupati

“Meskipun memang satu Minggu terakhir ini angka positif di Kabupaten Gowa, Alhamdulillah data dari Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan sesuai degan ukuran WHO, bahwa RT dan RO kita di Kabupaten Gowa itu 0,64 sampai 0,82 persen di bawah satu persen. Tetapi kita harus tetap melihat apakah testing seperti di awal atau menurun,” ujarnya.

Selain itu, Adnan juga meminta Dinas Kesehatan Gowa fokus pada penyembuhan pasien yaitu dengan menganggarkan pembelian vitamin dan obat-obatan pendukung untuk menaikkan daya tahan tubuh agar bisa melawan Covid-19 di dalam tubuh.

Kemudian jaring pengaman sosial, dalam APBD Perubahan Kabupaten Gowa TA 2020, Adnan berharap, ada penganggaran bantuan sosial yang akan diberikan ke masyarakat.

Baca Juga : Daftar 15 Pejabat Eselon II Pemkab Gowa yang Dinonaktifkan Sementara Bupati Husniah

Terakhir pemulihan bidang ekonomi. Adnan menyebutkan, sekarang ekonomi Indonesia minus 5,32 persen. Salah satu upaya yang bisa dilakukan pemerintah adalah pemilihan UMKM dengan pemberian stimulus agar akselerasi perekonomian tetap berjalan.

Adnan berharap, program bantuan modal sebesar Rp2.400.000,- bagi setiap pemilik usaha kecil dari Kementerian Koperasi dan UMKM RI dapat disinkronkan dengan Kabupaten Gowa. Dari laporan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gowa, Muh Yusuf saat ini jumlah UMKM yang sudah terdaftar yaitu sebanyak 12 ribu.

Olehnya itu, Adnan meminta agar dilakukan verifikasi terhadap UMKM yang bisa dapat bantuan dari pusat maupun yang tidak. Sehingga pemilik usaha yang tidak ter-cover oleh program pemerintah pusat bisa dibantu oleh pemerintah daerah.

Baca Juga : Investasi Rp1,3 Triliun, Perusahaan Kanada Bakal Bangun Pengolahan Sampah Modern di Gowa

“Bagi yang tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, maka akan dibantu oleh pemerintah labupaten agar semua UMKM mendapatkan bantuan,” ujarnya.

Penulis: Jahir Majid

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...