Logo Sulselsatu

Dewan Soroti Minimnya Alat Pemadam Kebakaran di Makassar

Asrul
Asrul

Kamis, 27 Agustus 2020 15:30

Petugas pemadam kebakaran Kota Makassar memadamkan sisa-sisa api. (Sulselsatu/Kink Kusuma Rein)
Petugas pemadam kebakaran Kota Makassar memadamkan sisa-sisa api. (Sulselsatu/Kink Kusuma Rein)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kasus kebakaran sudah menjadi persoalan yang hampir tiap tahun dirasakan warga Makassar. Hal tersebut menjadi sorotan DPRD Kota Makassar, dengan mengusulkan alat pemadam kebakaran, terlebih di daerah padat penduduk

Anggota komisi A DPRD Kota Makassar Kasrudi menilai penyediaan alat kebakaran wajib dilakukan untuk daerah yang sulit di akses oleh pemadam kebakaran.

“Meski sudah ada tapi saya kira masih perlu ditambah, lorong-lorong yang padat dan susah diakses itu harusnya disiapkan sumur bor dan pompa dan paling penting juga ada APAR (alat pemadam api ringan), jadi masyarakat bisa antisipasi sendiri dengan adanya ini,” ujar legislator Gerindra tersebut.

Baca Juga : PDIP Dorong APBD Perubahan Makassar Lebih Berpihak pada Warga

Menurutnya, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) harus memiliki data real titik yang tidak bisa dijangkau

“Perlu disurvei lagi dimana lokasi padat untuk butuh ini. Ada beberapa tempat itu di lorong-lorong yang sudah ada sebenarnya, cuman nda banyak,” katanya lagi

Dikatakan Kasrudi, telah ada beberapa permintaan pengadaan alat pemadam, mulai dari pompa, sumur bor hingga APAR sendiri. Hal ini dianggap penting khusunya untuk areal-arel lorong yang sulit diakses kendaraan roda empat.

Baca Juga : RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount

“Ada beberapa tempat yang minta adakan itu, karena banyak loaksi yang butuh, jadi memang harus disiapkan kalau belum cukup anggarannya,” ujarnya.

Dirinya meminta agar hal ini secepatnya dianggarkan sehingga masyarakat bisa melakukan pencegahan dini sebelum api meluas.

Dia juga neminta masyarakat untuk lebih waspada, tingginya angka kebakaran hebat ditengarai akibat musim kemarau saat ini. Kebakaran kecil akan akan mudah membesar, sehingga dia meminta warga memperhatikan secara seksama apa-apa saja yang berpotensi sebabkan kebakaran utamanya kelistrikan yang ditengarai paling sering sebabakan kebakaran.

Baca Juga : Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi

“Kami pribadi cukup prihatin, jadi saya himbau ke masyarakat untuk hati-hati, sulit memang menghindari kebakaran di saat seperti ini. Saya berharap masyarakat berhati-hati periksa dulu kondisi rumah kita, jangan sampai ada lampu yang menyala kalau mau ke luar, jadi tetap dicek ulang,” ucapnya.

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...