Logo Sulselsatu

Nurdin Abdullah Janji Tuntaskan Masalah Jaringan Internet yang Tak Merata

Asrul
Asrul

Minggu, 30 Agustus 2020 16:00

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengalokasikan Rp8,9 triliun untuk subsidi kuota internet dan tunjangan profesi pendidik di Indonesia.

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah, menyambut baik kebijakan tersebut. Sebab, permasalahan kuota internet selama masa pandemi Covid-19 untuk pembelajaran online menjadi keluhan.

Namun, selain kuota yang akan diberikan dan tunjangan profesi pendidik, ia menekankan perlunya dihadirkan infrastruktur jaringan dengan aksesibilitas yang baik. Sehingga, pada beberapa pertemuan terakhir bertemu dengan pihak provider untuk mengatasi masalah yang ada. Seperti memasang BTS dan penguat sinyal repeater/booster.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

“Tetapi bagi kita, yang lebih penting adalah tidak semua daerah bisa terakses (internet). Yang kita butuhkan sekarang ini adalah jaringan,” kata Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (29/8/2020).

Sebelumnya, Nurdin Abdullah pada 24 Agustus lalu, menerima audiensi manajemen Telkomsel Area Pamasuka di rumah dinasnya. Membahas persoalan pemenuhan jaringan internet. Pihak Telkomsel sendiri meluncurkan program Merdeka Belajar yang diperuntukan bagi murid, mahasiswa dan guru se area Sulawesi.

“Kemarin juga sudah kita undang GM Telkomsel, mereka sudah menurunkan tarif dan supaya lebih mudah diakses,” imbuhnya.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Selanjutnya, Pemprov Sulsel melalui Dinas Komunikasi Informatika, Stastik dan Persandian mengundang penyedia jasa layanan internet ke Kantor Gubernur Provinsi Sulsel pada Rabu, 27 Agustus lalu.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Stastik dan Persandian (Kominfo) Sulsel, Amson Padolo, menjelaskan, kedatangan penyedia jasa layanan internet ke kantor Gubernur dalam rangka pembicaraan kerja sama dalam upaya meminimalisir blank spot atau kondisi di mana suatu tempat tidak tersentuh atau tercover sinyal komunikasi. Kondisinya di Sulsel, daerah yang terisolir dan pulau-pulau.

“Empat provider, yakni Telkomsel, Indosat, Smartfren dengan XL. Intinya, bagaimana sekitar 500 blank spot di Sulsel itu, kita dapat diminimalisir dengan mengharapkan para provider untuk membuka akses sehingga titik-titik blank spot ini dapat dikurangi di Sulsel,” kata Amson Padolo.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

Amson menuturkan, tercatat 500 area blank spot masih jauh dari jaringan Internet. Olehnya, ia berharap kehadiran penyedia jasa jaringan itu mampu membuka akses jaringan baik telfon maupun internet bisa mengurangi titik blank spot.

Menurutnya, permasalahan blank spot selama ini yang dialami sejumlah daerah di Sulsel dikarenakan wilayah pegunungan dan daerah terpencil yang susah diakses untuk dijangkau dan harus membutuhkan biaya yang cukup besar untuk membuka akses jaringan internet maupun telepon.

“Jaringan internet ini sangat penting, termasuk mendukung proses belajar-mengajar di dunia pendidikan,” ucapnya.

Baca Juga : Paskibraka Sulsel Jalankan Tugas dengan Penuh Haru di HUT ke-80 RI

Diketahui, sejak Maret 2020, Kemendikbud telah melakukan penyesuaian kebijakan pendidikan, serta menyediakan inisiatif dan solusi di masa pandemi Covid-19.

Salah satunya adalah relaksasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), di mana satuan pendidikan diberi kewenangan untuk mengalokasikan dana BOS untuk penyediaan pulsa kuota internet bagi guru dan siswa.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...