Logo Sulselsatu

23 Tahun Pisah, Anak dan Ibu di Parepare Bertemu Berkat Bantuan Disdukcapil

Asrul
Asrul

Senin, 07 September 2020 19:23

Pertemuan anak dan ibu di Parepare setelah pisah 23 tahun. (ist)
Pertemuan anak dan ibu di Parepare setelah pisah 23 tahun. (ist)

SULSELSATU.com, PAREPARE – Bahagia dan rasa haru dirasakan Sudirman (35). Dia akhirnya bisa bertemu dan melepas rindu dengan sang ibunda, Itaba (69).

Anak dan Ibu itu bertemu setelah 23 tahun lamanya terpisah. Dia difasilitasi dan dipertemukan oleh pihak Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Parepare, dan Kabupaten Nunukan.

Sudirman menceritakan bagaimana ia sampai terpisah dengan ibu kandungnya itu.

Baca Juga : Disdukcapil Parepare Serahkan Dokumen Kependudukan kepada Korban Kebakaran

“Setelah Tamat Sekolah Dasar (SD) di Parepare, saya kemudian ikut sama seseorang merantau ke Malaysia,” tuturnya Sudirman, Senin (7/9/2020).

Setelah bertahun-tahun lamanya tinggal di perantauan, ia ingin pulang ke kampung halaman untuk bertemu keluarga terutama sosok yang melahirkannya, namun niat itu terkendala karena tidak ingat lagi dengan alamat tempat tinggal asalnya di Parepare.

Sudirman juga mengaku sudah tiga kali di deportasi oleh pihak pemerintah Malaysia. Singkat cerita, Sudirman lalu mendaftarkan diri di Dinas Dukcapil Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur.

Baca Juga : Disdukcapil Parepare Imbau Warga Buat Kartu Identitas Anak

“Saya mengisi formulir untuk tambah biodata di kantor Disdukcapil Nunukan. Saya juga merekam data KTP-el. Kepada petugas saya utarakan keinginan saya bertemu dengan ibu di kampung halaman,” kata Sudirman

Petugas Dukcapil Nunukan yang merasa prihatin dengan nasib Sudirman kemudian berkomunikasi dan meminta Disdukcapil Kota Pare-pare mencari data orangtua Sudirman.

Sudirman mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak Disdukcapil Kabupaten Nunukan, dan Kota Parepare.

“Saya tentunya sangat bersyukur dan berterima kasih. Ini berkat Kantor Dinas Catatan Sipil Nunukan dan Kota Parepare yang memberikan pelayanan administrasi kependudukan dan membantu saya bertemu dengan orangtua saya,” ujarnya.

Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Parepare, Amarun Agung Hamka mengatakan, staf dan petugas di kantornya langsung merespons cepat permintaan dari Disdukcapil Kabupaten Nunukan setelah melakukan komunikasi.

Petugas bagian data kependudukan di kantornya kemudian mencari data administrasi kependudukan ibu dari Sudirman. Ibu Sudirman sendiri adalah warga Lappa Anging RT 002 RW 005, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

“Alhamdulillah, petugas di bagian data kependudukan menemukan data orangtua Sudirman. Bahkan anggota tim kami sudah ke rumah orang tuanya. Berkat kerja sama Dukcapil Nunukan anak dan ibu ini bertemu setelah terpisah puluhan tahun. Inilah pentingnya jika segala peristiwa kependudukan tercatat di Disdukcapil,” ujar Hamka.

Penulis: Andi Fardi
Editor: Hendra Wijaya

 

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar29 Januari 2026 20:23
13 Grup Tampil di iForte National Dance Competition Makassar, Mahasiswa Papua Kantongi Juara
iForte National Dance Competition (NDC) Inspirasi Diri sukses diikuti 13 grup penari dari berbagai daerah....
Makassar29 Januari 2026 17:43
Soal PSEL Makassar, Munafri: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa rencana Proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tidak akan d...
Politik29 Januari 2026 16:33
Disaksikan Istri dan Anak, Kaesang Perkenalkan RMS Sebagai Kader PSI di Forum Rakernas Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep secara resmi memperkenalkan mantan Ketua DPW Partai NasDem...
Makassar29 Januari 2026 13:46
Wali Kota Makassar Minta RKPD 2027 Fokus pada Dampak dan Keberlanjutan
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal ...