Logo Sulselsatu

BPJS Sebut Ada 40.747 Ribu Peserta Manfaatkan Program Relaksasi

Asrul
Asrul

Selasa, 08 September 2020 10:40

Kartu BPJS Kesehatan jadi syarat baru untuk transaksi jual beli tanah (Sulselsatu/Kink Kusuma Rein)
Kartu BPJS Kesehatan jadi syarat baru untuk transaksi jual beli tanah (Sulselsatu/Kink Kusuma Rein)

SULSELSATU.comBPJS Kesehatan menyatakan lebih dari 40.747 ribu orang telah memanfaatkan fasilitas kelonggaran tunggakan iuran kepesertaan. Fasilitas hanya mewajibkan peserta membayar 6 bulan iuran untuk kembali mengaktifkan kepesertaan dari yang sebelumnya diwajibkan membayarkan 24 bulan.

Ketentuan tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma’ruf menyebut sejak program relaksasi dikeluarkan pada Juni lalu, tercatat 40.747 peserta telah mengajukan pelonggaran itu per 21 Agustus kemarin. Mereka terdiri dari 193 badan usaha dan 40.554 peserta bukan penerima upah (PBPU).

Baca Juga : Selain Jual Beli Tanah, BPJS Kesehatan Bakal jadi Syarat Haji dan Umrah

Namun, Iqbal tak dapat merinci perbandingan peserta aktif sebelum beleid diteken. Sebagai informasi, jumlah peserta jaminan kesehatan nasional (JKN) untuk seluruh kelas tercatat sebesar 222,43 juta orang per 31 Agustus kemarin.

“Soal relaksasi itu digunakan, iya. Dimanfaatkan oleh peserta,” katanya dikutip CNNIndonesia.com, Selasa (8/9/2020).

Selain itu, denda pelayanan yang sebelumnya dikenakan 5 persen dari perkiraan paket layanan penyakit yang diderita pasien (Indonesia Case Based Groups/INA CBG), kini diturunkan menjadi 2,5 persen khusus untuk 2020.

Baca Juga : Pemkab Gowa dan BPJS Kesehatan Kerjasama Tambah Faskes Rujukan

Namun, beleid juga mengatur soal kenaikan iuran peserta BPJS Kesehatan. Untuk peserta Mandiri kelas I naik dari Rp80 ribu menjadi Rp150 ribu per peserta per bulan dan Mandiri kelas II naik dari Rp51 ribu menjadi Rp100 ribu per peserta per bulan.

Kenaikan kedua kelas berlaku mulai Juli lalu. Sementara, iuran kepesertaan Mandiri kelas III naik dari Rp25.500 menjadi Rp35 ribu per peserta per bulan mulai 2021.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 15:45
MDA Gandeng Anak Muda Kembangkan SDM Berkualitas Generasi Emas Matappa
PT Masmindo Dwi Area (MDA) menggandeng kalangan pemuda, mahasiswa, dan akademisi melalui forum bertajuk Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Mat...
Video02 Mei 2026 22:33
VIDEO: Aksi Demo di Flyover Makassar, Tolak Komersialisasi Pendidikan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, turun ke jalan memperingati Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2...
Sulsel02 Mei 2026 22:29
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menunjukkan komitmen dan perhatian serius Pemerintah Kota Parepare terhadap para p...
Nasional02 Mei 2026 19:50
OJK Tekankan Peran Human Firewall Hadapi Ancaman Siber di Sektor Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital nasional guna menjaga keberlangsungan sektor tersebu...