SULSELSATU.com, JENEPONTO – Sejumlah aktivis yang mengatasnamakan diri sebagai pemuda dan nelayan Kabupaten Jeneponto, menggelar aksi unjuk rasa depan Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan yang terletak di Kelurahan Pabiringa, Kamis (24/9/2020).
Mereka menuntut pihak Dinas Kelautan dan Perikanan transparansi validasi data kelompok penerima alat tangkap ikan dan kelompok budi daya rumput laut yang diduga tidak transparan.
“Jadi tuntutan kami disini bersama beberapa pemuda, melihat bahwa dinas perikanan dan kelautan itu tidak melakukan transparansi sehingga kita hadir disini,” ujar koordinator aksi, Hasan.
Bentuk transparansi kata Hasan, agar data kelompok budi daya dan alat tangkap diperlihatkan. Namun nyatanya, pihak dinas kelautan dan perikanan tak mampu memperlihatkan keseluruhan data penerima yang ada di Kabupaten Jeneponto.
“Tapi sampai hari ini itu hanya beberapa nama kelompok yang diperlihatkan. Kami mau menvalidasi data bahwa apa betul kelompok tersebut mendapatkan atau tidak, karena masih banyak kelompok yang belum tersentuh bantuan,” ujar Hasan.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jeneponto, Arfan Sanre mengatakan, data penerima bantuan di Jeneponto tidak amburadul namun terkadang ada yang tidak kena sasaran. “Data yang selama ini bukan amburadul, tapi kadang tidak kena sasaran,” katanya.
Namun demikian, mantan Kadis Perhubungan Kabupaten Jeneponto itu berjanji akan memperbaiki data yang dianggap keliru.
“Insya Allah tahun tahun akan datang kami akan perbaiki, karena kami hanya melanjutkan kepemimpinan pejabat lama,” tambahnya. (*)
Penulis: DEDI
Editor: ANDI
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar