iklan Kareba Parlementa

RUU Kejaksaan Diyakini Perkuat Negara

Iklan Humas SulSel

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Revisi Undang-Undang Kejaksaan tak boleh dipandang sebagai penguatan lembaga, melainkan bagian dari penguatan negara.

Hal tersebut diungkapkan Inspektur IV Jaksa Agung Muda Pengawasan, Chairul Amir. Menurut mantan Kepala Kejakssan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur itu, revisi Undang-undang Kejaksaan bukan menambah wewenang jaksa. Melainkan upaya untuk menguatkan negara.

“Sebagai negara hukum, penguatan Kejaksaan ini bukan menguatkan instutisi, melainkan penguatan negara, karena sebagain kewenangan negara diambil oleh Kejaksaan khususnya didalam penuntutan,” katanya.

Chaerul pun membantah bila RUU Kejaksaan ini sebagai ajang untuk memperluas kewenangan Jaksa tetapi menyatukan semua tugas dan kewenangannya yang selama ini tertulis dibeberapa undang-undang.

“Misalnya Intelijen Kejaksaan, itu kan landasannya selama ini ada di BIN, terus yang di kehutanan juga, jadi jangan dianggap ini dilakukan untuk menambah kewenangan, hanya menyatukan semua tugas dan kewenangan jaksa yang selama ini tersebar dibeberapa undang-undang ke dalam satu undang-undang yakni Undang-Undang Kejaksaan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Tinggi, Sulsel Firdaus Dewilmar juga membantah bila RUU ini sebagai bentuk memperlebar kewenangan Jaksa. “Kita hanya mempertegas saja,” katanya.

Firdaus pun mengutip pandangan dari JJH Bruginck, dimana kata Ia hukum itu selalu dalam keadaan bergerak mengikuti dinamika masyarakat. “Nah pertanyaannya apakah, UU Kejaksaan (yang lama) masih memadai untuk menyelesaikan masalah dalam penegakan hukum dan memenuhi harapan para pencari keadilan?,” kata Firdaus.

Untuk itu, lanjut Firdaus dengan hukum yang terus bergerak mengikuti dinamika masyarakat, maka kata Ia dipandang perlu Undang-Undang Kejaksaan direvisi.

“Sehingga pencari keadilan, mendapatkan kepastian dan keadilan dengan memperhatikan nilai kemanfaatan bagi negara dan pemerintahan serta memperhatikan kearifan lokal,” ujarnya.

Meski demikian sebagai orang yang besar dan mendalami Intelijen, Firdaus hanya meminta dalam RUU Kejaksaan kali ini, ada  penegasan kewenangan Intelijen Kejaksaan yang selama ini tidak diatur secara rinci.

“Hal itu diperlukan agar tidak ada tumpang tindih kewenangan antara lembaga intelijen negara dengan Intelijen penegakan hukum. Setidak tidaknya dengan peran intelijen penegak hukum agar tidak ada anomali penangkapan, cegah dan tangkap penyadapan maupun interogasi,” terangnya.

Apalagi kata Ia, dalam UU Intelijen Negara, APH bukan merupakan Aparatur Intelijen, melainkan dapat menjalankan peran intelijen. “Jadi harapan kami peran intelijen ini dimasukan dalam satu pasal (satu ayat) dan tidak hanya sub saja agar menjadi rinci,” harapnya.

Sementara itu Dekan Fakultas Hukum Unhas Prof Farida Patittingi mengatakan, revisi Undang-Undang Kejaksaan tidak boleh dilihat sebagai upaya untuk menambah kewenangan Kejaksaan.

“Melainkan mengharmonisasikan, mensinkronkan kewenangan-kewenangan karena ujungnya untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan revisi Undang-undang Kejaksaan ini harus menjadi awal untuk menegaskan kembali kedudukan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum. “Dalam konstitusi, lembaga kejaksaan tidak disebut secara tegas dan menimbulkan ambiguitas, disatu sisi lembaga yudikatif dan disisi lain ia  lembaga eksekutif, ini yang harus dipertegas dalam RUU,” katanya.

Kata Prof Farida, kegangaman ini menjadikan Kejaksaan menjadi tidak independen dalam menjalankan fungsinya. “Sehingga selama ini apa yang terlihat peran Kejaksaan lebih menonjol peran eksekutifnya dibanding pelaksanaan tugasnya sebagai fungsi kehakiman,” ungkapnya.

Sehingga Ia memberikan opsi Kejaksaan keluar dari eksekutif supaya Independen dalam menjalankan fungsinya. “Atau tetap dibawah eksekutif namun tugas dan kewenangannya harus dipertagas,” katanya. (*)

Editor: ANDI

Iklan PDAM
...

Populer

VIDEO: Istri dan Mertua di Makassar Jadi Korban Pembacokan

SULSELSATU.com - Satu keluarga di Jalan Barawaja, Kecamatan Panakukkang, Makassar dibacok pada Jumat (23/10). Dalam keterangan video, ada tiga korban dalam pembacokan tersebut yang merupakan...

VIDEO: Detik-detik Angin Puting Beliung di Babelan Bekasi

aSULSELSATU.com - Angin puting beliung terjadi di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jumat (23/20) pukul 13.10. Angin puting beliung tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur Bekasi....

Sejarah Singkat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Selasa (19/11/2018) hari ini, umat Muslim di seluruh dunia memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW atau biasa dikenal dengan Maulid Nabi...

7 Jurus Menghadapi Orang yang Benci Sama Kita

SULSELSATU.com, Setiap orang yang membenci kita memiliki alasannya masing-masing. Bisa jadi karena kita terlalu berlebihan, kita memiliki sikap dan sifat yang tidak disukai oleh...

OPINI: Tantangan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Triliana s. Utina (Mahasiswa Universitas Gorontalo) Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin hari semakin meningkat menjadi...

Rachmad Gobel Tinjau Ambulans NasDem Makassar yang Dibakar, Bakal Diganti 20 Unit

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Wakil Ketua DPR RI dari Partai NasDem Rachmad Gobel meninjau langsung Kantor DPD NasDem Makassar dan ambulans yang dibakar sejumlah oknum...

Catat! Berikut Menu Diet Seminggu yang Ampuh

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Baik Diet OCD maupun Diet Mayo, Bagi Sahabat Sehat yang sedang berniat untuk diet, tak ada salahnya untuk mengadopsi gaya hidup...

Bupati, Elit Partai Hingga Pengusaha “Patungan” Beli Ambulans untuk NasDem Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Dibakarnya mobil ambulans milik NasDem Kota Makassar belum lama ini menjadi perhatian banyak publik. Kesimpulan banyak warga khususnya di Kota Makassar...

Artikel Lainnya

Rangkaian HBA ke-59, Kejari Parepare Gelar Jalan Sehat

SULSELSATU.com, PAREPARE - Keluarga besar Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare menggelar jalan...

GALERI FOTO: Peringati Hari Ibu, 20 Penderita Katarak Ikut Operasi Gratis

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Sebanyak 20 penderita katarak menjalani operasi gratis di...

Satgas WITC Salurkan APD Medis di Puskesmas Pelosok Maros

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Satuan tugas Wahdah Islamiyah Tanggap Corona (WITC) kembali...

NasDem Ancam Kadernya yang Tak Serius Menangkan Danny Pomanto

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif mengingatkan seluruh...

Tim Hukum Ramah Curigai Pemanfaatan PKH di Pilkada Pangkep

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Tim Hukum pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati...

Terkini

Pro Milenial, Aktivis Pemuda Ramai-Ramai Dukung Danny-Fatma

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Barisan aktivis pemuda dan mahasiswa semakin bertambah di...

Warga Melayu Satukan Suara untuk Coblos Nomor

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Warga Kelurahan Melayu, Kecamatan Wajo menyambut baik Kampanye...

Merasa Diberdayakan, Emak-Emak di Pangkep Jadi Relawan Anir-Lutfi

SULSELSATU.com, PANGKEP - Tim Srikandi Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) melatih emak-emak...

Danny Janji Perhatikan Curhat Warga Dikucilkan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Nur Fitriati, warga Jalan Buru, Kelurahan Melayu, Kecamatan...

VIDEO: Detik-detik Polisi di Riau Ditembak Saat Kabur Bawa Narkoba

SULSELSATU.com- Oknum polisi nyambi jadi kurir sabu berhasil dihentikan oleh Direktorat...