SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) berhasil meloloskan karya inovatif mahasiswa yang diikutkan pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.
Mahasiswa PGSD UNM, Muhammad Sanul, mengungkapkan timnya melakukan salah satu inovasi berupa pengenalan aksara lontara untuk anak tunanetra SLB-A YAPTI yang berada di Jalan Kapten Pierre Tendean, Ujung Pandang Baru, Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Adapun metode yang digunakan yakni metode multisensorik bosara motif lontara.
“Pada PKM ini kami menciptakan karya inovatif berupa mengadakan pembelajaran muatan lokal atau aksara lontara dengan pengenalan aksara lontara untuk anak tunanetra SLB-A YAPTI menggunakan metode multisensorik bosara motif lontara,” ungkap Muhammad Sanul yang juga selaku ketua tim, Senin, (28/9/2020).
Lebih lanjut, kata dia, tujuan dari metode ini adalah membantu menyediakan media pembelajaran, pengenalan huruf lontara guna dapat tercapainya keinginan SLB-A YAPTI, untuk mengajarkan aksara lontara pada peserta didik.
Ia bersama timnya, yakni Sitti Ainun Amalia Ripai, Siska Handayani, Annisa Rezky Amalia Abidin, dan Siti Nur Annisa Muharyati berharap inovasinya bisa menjadi model pembelajaran yang baku dalam membantu siswa SLB mengenal huruf lontara.
“Harapan kami agar inovasi ini bisa meberi sumbangsi dan menjadi model pembelajaran yang efektif dalam membantu siswa SLB dalam mengenal huruf lontara seperti siswa pada umumnya,” harap Muhammad Sanul. (*)
Editor: ANDI
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar