SULSELSATU.com, MAROS – Satu unit rumah panggung hangus terbakar di Dusun Bontotanga, Desa Allaere, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Jumat (2/10/2020).
Menurut saksi mata Saenab (34) mengatakan, saat kejadian dirinya tengah mencuci pakaian di rumahnya. Karena mendengar anaknya berteriak ada api, ia langsung lari meminta pertolongan dan menyelamatkan anaknya yang berada di atas rumah ibunya (tempat kejadian).
“Api pertama terlihat oleh anakku terus berteriak bilang mamak ada api, saya lagi mencuci jadi saya juga langsung lari kerumah mamaku, karena anak saya juga panik dia masuk dan memanggil ibu saya yang sedang membersihkan ikan diatas rumahnya,” katanya.
Saenab dan seluruh keluarganya terkaget dan shok akibat kejadian tersebut, ia kehilangan seluruh barang dan tidak ada yang tersisa satupun. Adapun sejumlah uang tunai senilai Rp40 juta yang rencananya akan dipergunakan untuk biaya pernikahan pun hangus terbakar di dalam lemari milik ibunya.
“Semua hangus terbakar, sampe uang yang Rp40 juta juga hangus terbakar, padahal uang itu mau dipakai untuk adik menikah,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Damkar Maros, Sulaeman membenarkan kejadian kebakaran tersebut diduga akibat arus pendek.
“Api tiba-tiba muncul dari instalasi listrik rumah milik anaknya dan langsung membesar karena dipicu oleh angin kencang. Sehingga tidak ada kesempatan bagi pemilik rumah untuk menyelamatkan isinya,” ujar Sulaeman.
Akibatnya, satu rumah beserta 3 unit motor, 1 kontraktor, 30 karung gabah, beserta uang tunai sebesar Rp40 juta juga ikut ludes.
Untuk memadamkan api, Damkar Maros mengerahkan, 4 unit armada, beserta 22 personil. “Untuk proses pemadaman hingga pendinginan, dibutuhkan waktu sekitar satu jam,” jelasnya.
Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, namun pemilik rumah bernama Dg Rimang (57) mengalami luka bakar dipunggungnya. Sehingga ia harus dilarikan ke rumah sakit, untuk mendapat pertolongan medis.
“Pemilik rumah Dg Rimang, terpaksa harus kami larikan ke rumah sakit, karena mendapat luka bakar dipunggungnya,” jelasnya.
Adapun kerugian yang dialami atas kejadian ini, sekitar Rp150 juta. (*)
Penulis: INDRA SADLI PRATAMA
Editor: ANDI
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar